Jum’at, 05 Desember 2024. 21:42 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR ID
Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2024, Desa Sidanga Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah menjadi sorotan warga Desa setempat.
Hal tersebut kemudian beredar foto di sejumlah pengguna WhatsApp, Pj Kades Sidanga Jemy Saure tengah duduk sambil memegang handphone dihadapannya terdapat tumpukan sejumlah uang kurang lebih 1 Miliar.
Warga setempat pun melirik apa yang menjadi dasar sehingga sampai dengan saat ini Pj Kades tidaktransparan.
“Benar Pj. Kades patut dicurigai dalam merealisasikan anggaran karena kurang transparan, takutnya ada penyelewengan anggaran,” ucap warga yang enggan menyebutkan namanya untuk dipublikasikan.
Yang jelas masyarakat merasa resah karna dalam Desa saja sudah tidak ada kerja bakti, bahkan uang itu sampai dengan sekarang tidak ada penjelasan ke masarakat, jelas sumber.
Untuk progres penimbunan anggaran tahap 2 memang ada, tetapi yang mengherankan sampai saat ini belum ada pelaksanaan pekerjaan penimbunan. Selain itu anggaran PAUD saja belum diberikan, ungkap sumber.
Terkait sorotan warga, Pj Kades Sidanga Jemi Saure ketika dikonfirmasi PersTipikor id, pada tanggal 3/11/2024, pukul 19:09 WIT malam, terkait penyajian laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Sidanga Tahun Anggaran 2023. Apa saja realisasinya? Dan berapa per sen yang terealisasi di tahun 2023.
Pj Kades Sidanga lewat pesan WhatsApp menjawab, sudara nanti pulang ibadah baru baku telepon atau baku dapa boleh.
Karena tidak mendapatkan informasi, pada tanggal 13/11/2024 tepat sore pukul 17:45 WIT, Pers Tipikor.id, kembali mengirim pesan WhatsApp meminta waktu agar bisa ketemu guna mendengarkan penjelasan.
Tak berhenti sampai disitu, karena tidak mendapat kepasatian dari Pj Kades, pada tanggal 05/1202024 sekira pukul 00:58 WIT, Pers Tipikor.id kembali mengkonfirmasi terkait pencairan anggaran desa itu tanggal berapa?
Dan untuk DD dan ADD tahap pertama tahun 2024, apa saja progres/peruntukannya yang sudah dilaksanakan dan sudah berapa persen?
Karena menurut warga sampai dengan saat ini peruntukannya tidak terlihat.
Sekira pukul 12:13 WIT Pj Kades Sidanga Jemi Saure, lewat pesan WhatsAppnya mengatakan, nanti abis kegiatan baru saya konfirmasi.
Kemudian untuk mendapatkan kepastian, Pers Tipikor id, mengkonfirmasi lagi, bahwa ini jadi sorotan warga, makanya kami mengkonfirmasi ke Pak Kades supaya jelas, apa saja peruntukannya dan berapa persen untuk pembayaran hak-hak aparat Desa.
Kemudian Pj Kades Sidanga Jemi Saure mengatakan, siap sudaraqu.
Karena tidak ada penjelasan, maka pada pukul 18: 43 WIT Pers Tipikor.id kembali mengkonfirmasi lagi dengan mengirimkan foto uang sambil mengkonfirmasi bahwa, sesuai dengan gambar/foto yang kami dapat, ada foto pak kades dengan jumlah uang kisaran 1 milyar. Uang ini di cairkan bulan apa dan diperuntukan untuk apa? Hal ini harus di jelaskan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga terhadap pak kades.
Sampai dengan 6/12/2024, Pj Kades Sidanga Jemi Saure tidak memberikan penjelasan, tetapi hanya melihat pesan WhatsApp saat dikonfirmasi.
Untuk mendapatkan keterangan jelas, terpisah salah satu anggota BPD ketika dikonfirmasi lewat sambungan seluler pada 6/12/2024, pukul 18:25 WIT mengatakan, untuk tahap satu progresnya adalah pemberdayaan yaitu, pengadaan fiber 3 unit, pukat 10 unit, mesin parut 5 unit dan solar sel ada sekitar 5 unit, ungkap anggota BPD yang tidak menyebutkan namanya.
Lanjutnya lagi, tetapi untuk pencairan kemarin itu tahap 2 di bulan 9 Tahun 2024, tapi sampai dengan saat ini belum ada progres pelaksanaan pekerjaan yang menjadi program Desa.
Sambungnya lagi, memang sudah ada program yaitu, penimbunan, dan pembangunan perumahan 4 unit, tetapi
Pj Kades dan Bendahara masih berada diluar daerah, tutupnya. (Rosa).


