Home / Daerah

Jumat, 8 April 2022 - 02:59 WIB

Alarm Bahaya Polusi Dan Debu Kepung Wilayah Kecamatan Weda Tengah

Kamis,07/04/2022.

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 Halteng – Pencemaran udara di wilayah Kecamatan Weda Tengah dan sekitarnya kian memprihatinkan, hal ini pemicunya adalah partikel yang berasal dari, debu, asap pabrik, asap kendaraan roda 2 dan roda 4 yang kian tinggi.

Menurut Simon Burnama, pencemaran udara saat ini bisa merusak lingkungan, bahkan kualitas udara sangat memprihatinkan. Unsur-unsur berbahaya bisa merusak udara atau atmosfer bumi berupa, karbon monoksida (CO), Nitrogen dioksida (No2), chlorofluorocarbon (CFC), sulfur dioksida (So2), Hidrokarbon (HC), dan Carbon Diaoksida (CO2). Unsur-unsur tersebut bisa disebut juga sebagai polutan atau jenis-jenis bahan pencemar udara, jelasnya.

Tambahnya lagi, saat ini dampak pencemaran udara dari asap kendaraan, asap pabrik, dan debu, tak lagi mampu di atasi. Yang pada akhirnya bisa memicu tingginya gangguan pernapasan, ISPA dan lain-lain.

Kata dia, “kami berharap kepada perusahaan dan pemerintah untuk segera mencarikan solusinya, agar kami terbebas dari polusi debu yang semakin hari semakin ganas, harapnya.

“Kalau ini tidak di antisipasi kami para penghuni kecamatam weda tengah bisa mati akibat polusi debu yang kian menggila”, ungkapnya.

Di dua tahun belakangan ini, asap kecoklatan membumbung deras dari cerobong milik perusahaan dengan beberapa smelter pabrik yang telah di bangun.

Cerobong pembuangan akhir menghasilkan polusi yang cukup tinggi.
Asap yang disertai hembusan angin menyelemuti kecamatan weda tengah dari hari ke hari, bahkan bisa kita lihat  degan mata telanjang dari kejauhan.

“Kami menduga, performa ini akan tetap terjadi sepanjang tahun mendatang jika tidak di antisipasi”, ungkapnya.

Harusnya perusahaan itu memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) agar bisa mengatisipasi.
Dari semua itu menurutnya, perusahaan berkewajiban untuk mengantisipasi sebab hal ini kita diisyaratkan berpatokan pada Kepmenkes Nomor 1407/Menkes/SK/XI/2002 – Tentang Pedoman Pengendalian Dampak Pencemaran Udara.

READ  Tidak Takut Berdampak Hukum, Dua Kontraktor Membangunan Project Miliaran Rupiah Diatas Tanah Milik Masyarakat

Perusahaan juga harus merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1999 – Tentang Pengendalian Pencemaran Udara, sebab kenderaan perusahaan pun lalu lalang dalam dua desa di kecamatan weda tengah yaitu lelilef sawai dan lelilef woebulen, tutupnya. (ROSA)

Share :

Baca Juga

Daerah

Berboncengan Sambil, Kenakan Kaos Oblong Berlogo Palu Arit.

Daerah

Satlantas Polres Halteng HadirkanΒ  SIM Keliling Bagi Masyarakat.

Daerah

Sulitnya KoneksiΒ  Internet, Para Guru Diwilayah Ini Berharap Ada Perhatian Pemerintah.

Daerah

Pilkades Halteng Diharapkan Cetak Pemimpin Inovatif untuk Pengembangan Desa Wisata.

Daerah

Mahasiswa Anti Korupsi Desak KPK, Usut Tuntas Dugaan Kasus Gratifikasi Jalan Hotmix Milik Bupati.

Daerah

Mobil Operasional STM Tuai Kritik, PT IWIP Disebut Lebih Disiplin di Kawasan Kota.

Daerah

Kadispora Kota Ternate Lepas Atlet Panjat Tebing Maluku Utara ke Kejurnas XIX FPTI Semarang 2025.

Daerah

Siap Dedikasikan Diri sebagai Calon Kepala Desa Were di Pemilihan Mei 2025.

You cannot copy content of this page