Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:29 WIB

Sungai Yefetu Berpotensi Meluap, Warga Minta Pemda dan DPRD Segera Turun Tangan.

Rabu, 20 Agustus 2025.11:25 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Hujan deras yang mengguyur sejak semalam mengakibatkan Sungai Yefetu meluap hingga berpotensi merendam sejumlah rumah warga di sekitarnya. Kondisi ini membuat masyarakat resah dan berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

Warga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Tengah segera turun ke lokasi untuk meninjau situasi banjir dan memberikan langkah tanggap darurat. “Kami butuh pemerintah hadir langsung di lapangan, jangan tunggu sampai bencana makin besar,” ungkap Udin salah satu warga.

Selain BPBD, sorotan juga tertuju pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar ikut melihat kondisi aliran sungai. Warga menilai, dibutuhkan solusi jangka panjang berupa pembangunan tanggul penahan agar luapan sungai tidak kembali terjadi.

“Kami khawatir, kalau tidak segera diantisipasi, banjir ini bisa lebih parah ke depan,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat juga mendesak DPRD Halmahera Tengah untuk tidak tinggal diam. Kehadiran wakil rakyat dinilai penting agar persoalan ini dapat dibahas secara serius dan ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun anggaran penanganan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kehadiran pihak pemerintah dan DPRD untuk melihat langsung kondisi di lapangan. (Editor: Rosa).

READ  1 Januari 2026, Desa Waleh Wujudkan Komitmen, Program RLH Tahap 3 Dimulai.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua FKUB Halmahera Tengah Mengajak Masyarakat Rawat Kebersamaan, Jaga Kerukunan.

Daerah

Fisik Baru 38 Persen, Dana Cair 100 Persen — Kejati, Polda, Kejari, dan Polres Ditantang Ungkap Otak Pencairan di Dinas PUPR Halteng.

Daerah

Akibat Banjir Dan Luapan Sungai PDAM Mengalami Gangguan Distribusi Air.

Daerah

Diduga, Adanya Modus Kecurangan Pada Perjalanan Dinas Di Sejumlah OPD.

Daerah

Masyarakat Desa Tilope Permasalahkan Pembangunan Pertamina Di Zona Hijau.

Daerah

Stop,”Gaya Politik Indentitas Dan Politik Primordialisme Di Bumi Halmahera Tengah”.

Daerah

“Sudah Diingatkan, Truk Pengangkut Material Masih ‘Kepala Batu’ Abaikan Aturan”.

Daerah

BERLABUH DI PERAIRAN WEDA, NELAYAN KELUHKAN ADANYA KAPAL TONGKANG.

You cannot copy content of this page