Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 17 Agustus 2025 - 15:26 WIB

Semangat 17 Agustus Berkobar di Tengah Deru Mesin Tambang, Pekerja Kibarkan Sang Merah Putih.

Ahad, 17 Agustus 2025.16:20 WIT.

HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Di tengah deru mesin tambang yang nyaris tak pernah berhenti, semangat kebangsaan para pekerja perusahaan justru semakin menyala. Minggu  (17/8/2025), tepat pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan pekerja menggelar upacara bendera di daerah Eos dengan penuh khidmat.

Upacara sederhana namun bermakna itu dipimpin oleh Yasri sebagai inspektur upacara, sementara Boni Cerenge bertindak sebagai komandan upacara.

Walau hanya dilaksanakan di area pertambangan, prosesi tetap berlangsung tertib, sakral, dan menyentuh hati.

Para pekerja yang sehari-hari berkutat dengan aktivitas berat pertambangan tampak berdiri tegak, menaruh hormat saat

Sang Merah Putih perlahan dikibarkan. Momen itu seakan menjadi jeda yang berharga, mengingatkan bahwa di balik kerja keras dan kebisingan industri, ada ruh perjuangan bangsa yang tak boleh padam.

Semangat 17 Agustus di area Eos menjadi bukti nyata bahwa nasionalisme tidak mengenal tempat dan waktu. Di tengah kesibukan, para pekerja tetap memaknai kemerdekaan sebagai amanah untuk terus berkontribusi bagi bangsa. (Editor: Rosa).

READ  Dari Bumi Fagogoru ke Panggung Nasional: Halmahera Tengah Borong Penghargaan Desa.

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelombang Meninggi di Sagea, Warga Minta Dana CSR Perusahaan Segera Digerakkan.

Daerah

Dugaan Surat Ilegal, Dengan Keterangan Rekomendasi Peralihan Penguasaan Lahan

Daerah

Mengusung Semangat SDM Lokal, APJAKER Halmahera Tengah Gelar Deklarasi Perdana.

Daerah

Terungkap!!! Tarif Tes PCR Mencekik, Peraturan Bupati Halteng, No 7 Tahun 2021, Diduga Jadi Lahan Bisnis.

Daerah

Penyertaan Modal Plaza Weda Rp71,5 M, Tak Ditemukan Perda Pengatur.

Daerah

Kasus Uang Hilang di Kantor Bupati Kembali Disorot: Polisi Tegaskan Penyelidikan Masih Berlanjut.

Daerah

Terungkap!!!! Adanya Video Polisi Dimaki-maki.

Daerah

Sulitnya Koneksi  Internet, Para Guru Diwilayah Ini Berharap Ada Perhatian Pemerintah.

You cannot copy content of this page