Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 9 Maret 2025 - 21:28 WIB

Jalan Trans Waleh Memprihatinkan, Warga Harap Pemda Segera Bertindak.

Ahad, 09 Maret 2025.22:24 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Kondisi Jalan Trans Waleh dari SP 1 menuju SP 2 Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat ini telah bertahun-tahun mengalami kerusakan parah, namun hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Warga mengungkapkan kekecewaan mereka karena jalan tersebut sudah puluhan tahun dalam kondisi rusak, namun dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya, perbaikannya tak kunjung terealisasi. Jalanan berlumpur saat hujan, membuat mobilitas warga terganggu.

“Semoga dengan pemberitaan ini Pemda merasa iba agar bisa segera ada perhatian dan segera di realisasi untuk dibuat, ungkap Toha salah satu warga lewat pesan WhatsAppnya.

Lanjutnya lagi jalan ini sangat vital bagi kami selaku masyarakat, termasuk untuk distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya,” ujar Toha.

Warga berharap Pemerintah Daerah Halmahera Tengah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki Jalan Trans Waleh, sebab infrastruktur ini harusnya menjadi prioritas pembangunan, mengingat perannya yang sangat penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sampai saat ini, masyarakat hanya bisa berharap janji-janji pembangunan yang pernah disampaikan para pemimpin daerah dapat segera direalisasikan, sehingga mereka bisa menikmati akses jalan yang layak dan aman. (Rosa).

READ  DPRD Jangan Hanya Jadi Penonton di Kursi Empuk, Turun dan Lihat Kondisi Saluran Sepanjang Kantor Pos Weda.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pastikan Status Ruas Jalan Kecamatan Weda Tengah, DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi & DPR-RI, Diminta Sambanggi Kementrian PUPR dan BPJN.

Daerah

Terkait Tapal Batas, Mantan Pj. Bupati Diduga Berani Bohongi Publik. 

Daerah

Peduli Kemanusiaan, Enam Orang IRT, Tiga Hari Galang Dana Terkumpul Rp.20.300.000,-

Daerah

“Satgas Terpadu Amankan Kayu Ilegal di Wilayah Rawan, Kobe Kulo”.

Daerah

Pengelolaan APBD Halmahera Tengah Dinilai Sarat Kejanggalan.

Daerah

APBD-P 2025 Halteng: SILPA Tersimpan Rp324 Miliar, Publik Nyaris Tak Menyadari.

Daerah

Mobil Dinas Desa Kobe Jadi Misteri: Warga Pertanyakan Keberadaannya, Apakah Sudah Hilang atau Ada di Mana?

Daerah

Tekan Risiko Bencana hingga 1,2 Persen, BPBD se-Maluku Utara Sepakati Penguatan Mitigasi Bencana.

You cannot copy content of this page