Senin, 24 November 2025.01:25 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Warga Desa Kobe mempertanyakan keberadaan satu unit mobil dinas yang diberikan Pemerintah Daerah. Selama berbulan-bulan, mobil tersebut tidak pernah terlihat di desa, memicu spekulasi dan pertanyaan warga apakah kendaraan itu sudah hilang atau disembunyikan di tempat lain. Sebagian warga bahkan meyakini mobil itu sudah hilang, namun ada juga warga yang mengaku mengetahui keberadaannya.
Penelusuran Pers Tipikor.id pada 21 November 2025 bermula dari informasi warga Desa Fidijaya yang melaporkan adanya mobil pick-up berwarna hitam yang sudah lama terparkir di dekat sebuah kafe depan Sama Sejati, tanpa adanya perhatian dari pemilik.
Pers Tipikor.id mendatangi lokasi dan menemukan fakta mengejutkan. Sebuah mobil pick-up/Carry hitam dengan dua jenis plat—plat putih dan plat merah DG 8033 SP—terparkir dalam kondisi memprihatinkan. Kaca depan mobil rusak parah, menandakan kendaraan itu sudah lama tidak mendapat perawatan maupun perhatian.
Seharusnya, aset daerah yang dibeli dari anggaran publik dijaga dan dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan pembiaran mencolok terhadap kendaraan yang semestinya menjadi sarana operasional Desa Kobe, menimbulkan pertanyaan serius soal akuntabilitas dan pengawasan pemerintah desa.
Seorang warga Desa Kobe yang mengetahui lokasi mobil tersebut, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa kendaraan itu milik desa.
“Setahu saya mobil ini milik Desa Kobe. Tapi sudah lama terparkir di sini, entah kenapa tidak ada perhatian dari Kepala Desa untuk diperbaiki,” ungkap warga tersebut.
Upaya konfirmasi Pers Tipikor.id kepada Kepala Desa Kobe tidak tersambung, dan hingga berita ini dipublikasikan, pihak pemerintah desa belum memberikan klarifikasi.
Temuan ini menegaskan dugaan lemahnya pengawasan aset desa. Publik kini menunggu penjelasan resmi: siapa yang bertanggung jawab atas kondisi ini.
Pers Tipikor.id akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan aset publik di Desa Kobe. (Editor: Rosa)




