Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:37 WIB

“Oknum Penebang Pohon Menutup Akses ke Wisata Goa Bokimaruru Harus Bertanggungjawab”.

Jum’at, 21 Februari 2025.20:29 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Akses menuju objek wisata Goa Bokimaruru kembali ditutup, ini menimbulkan kekecewaan bagi pengelola dan warga setempat, terutama ibu-ibu pemilik warung di sekitar lokasi. Mereka mengaku terdampak secara ekonomi akibat keputusan ini, yang dianggap tidak memberikan solusi bagi masyarakat.

Menurut warga, oknum yang menutup jalan dengan cara menebang pohon kayu di pinggiran jalan menuju akses wisata Goa Bokimaruru, tepatnya di turunan tanjakan tanah merah harus bertanggungjawab, pihak berwajib diminta untuk mencari tahu oknum penebang pohon yang terjadi pada 21/02.

Sebelumnya di areal itu pernah kami lakukan penimbunan dan sudah bagus, oleh karena dengan kejadian penutupan dengan cara menebang pohon untuk menutup akses ke wisata Goa Bokimaruru, bagi kami oknum yang melakukan tindakan ini harus segera diminta kejelasan oleh pihak Kepolisian setempat, jelas Ketua pengelola Rusman Dj Sehe atau sapaan akrab Ipul.

Para pemilik warung dan pelaku usaha kecil berharap ada kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, agar sektor ekonomi lokal tetap berjalan tanpa harus mengorbankan usaha yang sudah berkembang. Harus ada alternatif yang jelas bagi warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas wisata di kawasan tersebut, jelas Ipul.

“Apapun alasannya, terkait dengan penutupan serta surat edaran tetap kami  tolak habis-habisan”. Sekali lagi perlu saya sampaikan, kami menolak 100 persen, kami telah berkomitmen untuk tolak, tegas Ipul.

Besok kami pengelola akan melakukan pembersihan areal yang menutupi jalan, tulis Ipul. (Rosa).

READ  Berpakaian Seadanya Penjabat (Pj) Bupati Jenguk Sejumlah Pasien.

Share :

Baca Juga

Daerah

Reses di Sagea–Kiya, Nofiyanti Anwar Gelar Cek Kesehatan Gratis hingga Berbagi Bingkisan untuk Lansia Janda.

Daerah

Buruh Halteng Capai Kesepakatan UMK 2026, Desak Gubernur Tunduk PP 49/2025.

Daerah

Monitoring ANBK Tingkat SMP di Weda Hari Kedua Berjalan Lancar.

Daerah

Dua Bulan Tanpa Upah, Petugas Sampah di Halteng Bertahan Demi Tugas.

Daerah

Amburadulnya Proyek Provinsi, Inspektorat Diminta Evaluasi Kinerja Kontraktor.

Daerah

Pengusaha Ini Bakal Calon Bupati Terkuat.

Daerah

APH Diduga Tak Bernyali Periksa Dua Paket Proyek Miliaran Rupiah.

Daerah

Wabup Halteng Secara Resmi Menutup Waibulen Open Turnamen III di Weda Tengah.

You cannot copy content of this page