Senin, 18 November 2024. 15:18 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi pada Ahad tanggal 17 November 2024 sekitar pukul 18.30 WIT, yang berlokasi di Desa Were Kecamatan Weda dengan alamat lampu merah MTSN Weda mengakibatkan Mufti Ratib alias (Uti), Buhari Jubair dan Basrun Baharidin tadi malam dirawat di RSUD Weda.
Mufida Ratib adik dari korban mengatakan tadi pagi, kakak saya Uti yang menjadi korban pengeroyokan mengeluh bagian perutnya sakit sampai dibagian belakang,
kemudian Kakak saya Uti ketika makan saja dan menelan makanan juga Uti mengeluh sakit, ungkap adik korban Mufida.
Para terduga pelaku pengeroyokan terhadap Kakak saya harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, tegasnya.
Kemudian untuk diketahui, korban lain adalah Buhari Jubair yang mengalami luka di atas alis dan di belakang telinga dengan 3 jahitan. Sedangkan korban lain adalah Basrun Bahrudin, keduanya dibuktikan dengan surat Visum et Retpertum.
Oleh karena itu, kami selaku keluarga meminta Polres Halmahera Tengah segera menangkap terduga pelaku. Desakan agar Polres Halmahera Tengah segera menangkap terduga pelaku, hal ini diungkapkan oleh adik kandung korban, Mufida Ratib, usai dikonfirmasi Pers Tipikor.id, Senin (18/11/2024).
Kami berharap pihak Polsek Halmahera Tengah bisa bekerja secara profesional sehingga para pelaku secepatnya ditangkap, tegas adik korban.
Oleh karena kasus pengeroyokan tersebut secara resmi telah dilaporkan oleh Mufida Ratib, ke Polres Halmahera Tengah, Ahad (17/11/2024) malam, dengan nomor laporan: STPLP/151/11/XI/2024/SPKT/RES HAL-TENG.
(Rosa).


