Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 10 Oktober 2024 - 03:32 WIB

Jelang Kampanye Tanggal 12 Dikota Weda, Bawaslu Diminta Lebih Proaktif Awasi Keterlibatan ASN, PTT dan P3K.

Kamis, 10 Oktober 2024.04:13 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Tengah dan Seluruh jajaranya, diminta untuk perketat pengawasan terhadap pelanggaran kampanye tanggal 12 di kota Weda.

Pasalnya tercium dugaan aroma busuk saat Kampanye tanggal 12 nanti, adanya potensi pengerahan massa secara besar-besaran, karena sudah ada statement kota Weda dikunci, jadi harus mampu mobilisasi keluarga untuk hadir di kampanye salah satu Paslon.

Baik itu PTT, P3K dan Pegawai diajak untuk hadir. Oleh karena sebagai langkah ikhitiar
akan menambah potensi pelanggaran yang terjadi, maka Bawaslu Halmahera Tengah harus jeli mengantisipasi.

Bawaslu harus proaktif melakukan pengawasan serta mengantisipasi potensi pelanggaran dengan melibatkan elemen masyarakat dan pemangku kepentingan lain seperti, ASN, Aparat Desa, PTT dan P3K, tulis salah satu Warga yang enggan nama ditulis.

“Jelasnya bahwa, aroma ini sudah tercium di sejumlah group WhatsApp, dan telah dikonsumsi secara luas khususnya kalangan masyarakat Kota Weda”.

Karena itu sebagai rasa hormat, kami mengharapkan Bawaslu jangan menunggu adanya penyimpangan. Tapi mengantisipasi supaya tidak dilakukan hal-hal yang sifatnya menyimpang dan melanggar,” harapnya kepada Pers Tipikor.id, Kamis (10/10/2024).

Dan untuk menciptakan netralitas serta menjaga tensi politik yang tenang dan menghindari adanya palanggaran yang muncul saat kampanye nanti, Bawaslu harus sinergi bersama semua pihak, baik itu Gakumdu TNI-Polri dalam suatu Cooling System, tutupnya. (Rosa).

READ  Pemkab Halmahera Tengah Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat.

Share :

Baca Juga

Daerah

“Warga Tegaskan Pemeriksaan Truk di Portal Moreala, Kilo Tiga, dan Pelabuhan Harus Diperketat”.

Daerah

Polres Halteng Pererat Silaturahmi dengan Sholat Tarawih Keliling.

Ekonomi

Nyaris Rp1 Miliar Anggaran Pendidikan Menganggur, 14 Program Tak Terealisasi.

Daerah

“Proyek Dermaga Messa Sarat Dugaan Korupsi! Dua Tahun Berlalu, Penegakan Hukum Dipertanyakan”.

Daerah

Dikbud Halteng Awasi Transisi PAUD ke SD, Terapkan Strategi Belajar Menyenangkan.

Daerah

Oknum ASN Diduga Kendalikan Proyek Jembatan Rp1,4 M, Kejaksaan Jangan Diam.

Daerah

PROYEK DENGAN KODE TENDER 2620729 TAHUN 2022 DISINYALIR TERDAPAT KEJANGGALAN.

Daerah

Dugaan Proyek Ilegal di Depan Mata: Sejumlah DPRD Halmahera Tengah Memilih Bungkam.

You cannot copy content of this page