Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 2 Agustus 2024 - 19:14 WIB

Dampak Banjir dan Genangan Air, Pj Bupati Diminta Tuntaskan Masalah Lingkungan.

Jumat, 2 Agustus 2024.20:08 WIT.

HAL-TENG  PERS TIPIKOR.ID.
Pj Bupati Ir. Ikram Malan Sangaji selaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah diminta segera menindaklanjuti berbagai persoalan pencemaran lingkungan, yang dinilai tak kunjung terselesaikan.

Sebagai daerah yang memiliki kawasan industri terbesar, pencemaran lingkungan di Kabupaten Halmahera Tengah, seperti tidak ditangani dengan serius, kata Ruslan Warga Desa Were.

Menurutnya, tingginya nilai investasi seakan tidak berbanding lurus dengan masalah lingkugan. Seperti musim hujan tiba, air meluap dan banjir di Kecamatan Weda Tengah dan genangan air di Kota Weda.

Masih Ruslan, kami menilai Pj Bupati gagal menuntaskan persoalan lingkungan seperti banjir dikecamatan Weda Tengah, genangan air di depan taman kota Weda akibat sistim drainase yang tidak efektif.

Husen Ramli Warga Kecamatan Weda Tengah ketika dikonfirmasi menegaskan, persoalan ini harus disuarakan karena salah satu program Pj Bupati terkait lingkungan. Kami melihat, sampai dengan saat ini nyaris tak tersentuh.

Kata Husen, keluhan ini menjadi persoalan yang harus disuarakan, sebab pasca banjir bulan kemarin yang terjadi di Kecamatan Weda Tengah seakan tidak ada solusi, buktinya saat ini kembali terjadi.
“Kami selaku warga beraharap, pasca banjir, adanya solusi untuk tertanggani, bukan berharap diberi bantuan karena korban banjir”, tegasnya.

Ia mengakui, memang dampak dari lingkungan hingga pencemaran, bukan sebatas tanggung jawab pemerintah daerah. Masyarakat harus turut serta mengawasi. Akan tetapi karena salah satu program Pj Bupati selaku Pemerintah Daerah (Pemda) terkait lingkungan maka penting kiranya kami meminta Pj Bupati bertanggung jawab menutaskan hal lingkungan, harapnya. (Rosa).

READ  Reskrim Polres Diminta Periksa Direktur Cv. Karya Gemilang Indonesia.

Share :

Baca Juga

Daerah

Monitoring ANBK Tingkat SMP di Weda Hari Kedua Berjalan Lancar.

Daerah

Uang Rakyat Bocor Lewat Proyek Perkim: BPK Temukan Kerugian Rp1,7 Miliar.

Daerah

Terendus, Temuan Signifikan BPK Pada Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Tengah.

Daerah

Kurang Lebih Satu Ton Plat Tembaga Perusahaan Hilang, Polisi Sita Barang Bukti dan Periksa Penadah.

Daerah

Uji Lab Labkesmas: E. Coli Tinggi Ditemukan pada Sambal Nasi Jinggo dalam Dugaan Keracunan Massal.

Daerah

Organda Halmahera Tengah Salurkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Rinto di Halmahera Selatan.

Daerah

DUGAAN KUAT, ADANYA PENGELAPAN DUIT NASABAH

Daerah

Dari Visi Menuju Aksi: Dinas Pendidikan Halteng Distribusikan Seragam dan Buku Pelajaran bagi Semua Siswa.

You cannot copy content of this page