Sabtu, 10 Oktober 2026.23:39 WIT
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Penanganan kebakaran yang terjadi di tiga titik di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel Kodim 1512/Weda, Kepolisian, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dikerahkan ke lapangan untuk melakukan penanganan sesuai tugas masing-masing.
Pengerahan lintas instansi tersebut dilakukan atas instruksi Bupati Halmahera Tengah sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap situasi kebakaran. Personel gabungan menyebar di lokasi penanganan, dengan wilayah kejadian yang membentang dari kawasan Sidanga hingga Gunung Tabalik.
Berdasarkan pantauan langsung Pers Tipikor.id, sejumlah unsur yang terlibat meliputi Damkar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, gabungan RSUD Weda, sejumlah Dinas serta pihak Kecamatan Weda Tengah.
Wakil Bupati Halmahera Tengah dan Sekretaris Daerah turut hadir di lokasi untuk memantau perkembangan penanganan. Kapolres Halmahera Tengah juga turun langsung bersama personelnya, sementara personel Kodim 1512/Weda ikut terlibat dalam upaya penanganan di lapangan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat. Selain penanganan kebakaran, kesiapsiagaan petugas juga diperlukan untuk mengantisipasi risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun personel yang bertugas.
Hingga pukul 21.30 WIT, personel gabungan masih berada di lokasi. Keberadaan mereka terpantau langsung oleh Pers Tipikor.id saat melakukan pemantauan di lapangan.
Rentang wilayah penanganan dari Sidanga hingga Gunung Tabalik menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Koordinasi antarlembaga diperlukan agar penanganan di setiap titik dapat berjalan terarah, dengan keselamatan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, Personil Kodim 1512/Weda -Polri, petugas pemadam kebakaran, BPBD, tenaga kesehatan, dan sejumlah OPD serta aparat kecamatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung respons terhadap keadaan darurat di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah bersama seluruh unsur yang terlibat diharapkan terus memperkuat koordinasi hingga situasi dinyatakan aman.
Masyarakat juga diimbau agar tidak sembarangan membakar.
Selain itu terpantau salah satu personil pemadam kebakaran dilakukan perawatan oleh personil Dinas Kesehatan akibat dari terkena percikan api.
Hingga penanganan di lokasi berangsur selesai, personel gabungan yang sebelumnya dikerahkan mulai bergerak kembali menuju Kecamatan Weda. Pergerakan tersebut terpantau setelah para personel menjalankan tugas penanganan kebakaran di sejumlah titik. Meski demikian, perkembangan situasi di lokasi tetap menjadi perhatian untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
(Editor: Rosa)





