Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 26 Januari 2026 - 16:08 WIB

Hotmix Jalan Dalam Kota Weda Disoal: Diduga Tanpa Papan Proyek, Permukaan Bergelombang, Kualitas Dipertanyakan.

Senin, 26 Januari 2026.15:34 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Proyek pengaspalan (hotmix) jalan dalam Kota Weda kembali menuai sorotan tajam masyarakat. Ruas jalan strategis mulai dari lampu merah perempatan hingga depan pendopo Falcilno, yang baru saja dilakukan pengaspalan, tidak dilengkapi papan informasi proyek, sehingga publik tidak mengetahui secara pasti siapa pelaksana pekerjaan, nilai anggaran, maupun tahun paket proyek tersebut.

Keluhan warga pun bermunculan. Salah satunya disampaikan warga berinisial IB, yang menilai kualitas hotmix seperti ini sangat tidak layak jika dibandingkan jalan hotmix yang sudah lama.

“Kalau dibandingkan, hotmix lama itu jauh lebih mulus. Yang baru ini terasa naik turun, seperti tidak diratakan dengan baik,” tegas IB.

Menurut IB, secara kasat mata dapat kami membedakan kualitas antara lapisan hotmix lama dan hotmix baru, yang seharusnya tidak terjadi jika pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis.

“Anggaran setiap tahun pasti ada. Tapi kualitasnya justru menurun. Harusnya jalan itu nyaman dilalui, bukan bergelombang,” tambahnya.

Tak hanya soal mutu, ketiadaan papan informasi proyek dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap prinsip keterbukaan informasi publik. Padahal, papan proyek merupakan instrumen penting agar masyarakat dapat melakukan pengawasan sosial terhadap penggunaan uang negara.

“Tidak ada papan proyek sama sekali. Kami tidak tahu proyek anggrannya berapa, paket tahun berapa, dan siapa kontraktornya. Padahal ini proyek pemerintah, dikerjakan di ruang publik,” ujarnya.

Kondisi ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dari instansi teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Tengah, baik dalam tahap perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Halmahera Tengah telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait proyek hotmix tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim belum mendapatkan respons.

READ  Putra Sawai, Figur Dapil Dua Bakal Bertarung di Pilkada 2024.

Warga berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk membuka informasi proyek secara transparan serta memastikan kualitas jalan benar-benar sesuai standar.

“Ini uang rakyat. Jadi hasilnya juga harus benar-benar dirasakan rakyat,” pungkas IB.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Majelis Hakim Turun ke Lapangan Periksa Perumahan 100 Unit di Lelilef Woebulen.

Daerah

Bakir Usman Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa Were, Bawa Visi Berbasis Budaya.

Daerah

Kejari Halteng Ditantang Jangan Diam, Periksa Proyek Rp497 Juta di Desa Air Salobar.

Daerah

Kesibukan Tak Padamkan Kepedulian, Yefi Berkarya Mandiri Berbagi di Momen Natal dan Tahun Baru.

Daerah

Pembangunan Jembatan Beton Woyobonoi Desa Tepeleo Dipertanyakan, APH Diminta Jemput Bola, Jangan Ragu Mengusut.

Ekonomi

Molornya Waktu Pencoblosan, Ribuan Pemilih Tidak Tersalur Haknya.

Daerah

HUT ke-14 NasDem Halmahera Tengah: Doa Bersama dan Aksi Sosial Jadi Puncak Perayaan.

Daerah

Akibat Los Strum Tanpa Pemberitahuan, Pihak PLN Weda Melepas Meteran Dikantor Sementara, Dinas Capil.

You cannot copy content of this page