Senin, 22 Mei 2023. 23:49 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah kembali mendapat sorotan dari sejumlah pihak terkait lambannya mengungkap dugaan kasus korupsi belanja obat covid-19.
Padahal adanya pemeriksaan 9 orang oleh pihak kejaksaan sudah bukan lagi rahasia, namun sampai dengan saat ini belum lagi ada kejelasan. Ada apa ini, hingga kasus dengan dugaan korupsi
seakan tidak ada kemajuan.
Apakah ini menandakan bahwa Kejaksaan Halmahera Tengah kurang gas atau kurang bersemangat untuk menaikan kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan, tanya ketua tim investigasi Perskpktipikor. Com Hendro Said Gege.
Seharusnya pihak Kejari Halmahera Tengah fokus menuntaskan penangganan kasus tersebut, sehingga tidak ada penilaian miring dari masyarakat terhadap institusi yang satu ini, ujarnya sekretaris tim investigasi Perskpktipikor. Com Rusli Ishak.
Sambungnya lagi, kasus yang disinyalir kuat terjadi penyimpangan yang mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum, koq ada apa ini seakan di diamkan, apalagi kan sudah ada 9 orang yang diperiksa, ungkapnya.
Apakah pihak Kejari diduga kurang ngegas dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi pada belanja obat Covid-19, tanya Sekretaris Tim Investigasi Perskpktipikor. Com Rusli Ishak. (22/5) siang tadi.
Terpisah, menanggapi hal tersebut tim penyidik Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah lewat pesan WhatsAppnya pada pukul 23:11 WIT mengatakan,
“Perkara tetap jalan”, singkatnya.
(Rosa).



