Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 16 Juli 2025 - 00:07 WIB

Klarifikasi Pelaksana Proyek Irigasi D.I. Tilope.

Rabu, 16 Juli 2025. 00:16 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID —Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya berjudul “Proyek Irigasi Rp16,9 M Diduga Asal Jadi, Warga Geram dan Minta Kejaksaan Usut” yang tayang pada Senin (14/7), pihak pelaksana proyek memberikan klarifikasi atas kondisi yang terjadi di lapangan.

Pelaksana proyek menjelaskan bahwa usai lebaran terjadi hujan deras, yang menyebabkan aliran air pada saluran tidak lancar akibat tertutup material batu di tengah saluran. Menanggapi kondisi tersebut, pihak pelaksana—PT. Limaugapi Konstruksi—segera mengarahkan tukang untuk membuka jalur air dengan menyusun ulang batu-batu tersebut disamping saluran agar aliran tersebut lancar.

Namun demikian, penyusunan batu yang dilakukan oleh tukang saat itu bukan disengaja. Saat ini penyusunan tersebut sudah dibongkar. Pelaksana menegaskan bahwa penataan tersebut sejatinya bersifat sementara dan semata-mata bertujuan untuk membuka jalur air yang tersumbat.

Hingga saat ini, saluran air yang terdokumentasi dalam pemberitaan sebelumnya belum dikerjakan sepenuhnya karena kondisi cuaca. Untuk memperjelas kondisi lapangan, Pers Tipikor id, BWS Malut, kontraktor, dan konsultan pengawas telah meninjau langsung ke lokasi proyek.

Proyek pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi D.I. Tilope Tahap IV yang berlokasi di Desa Lembah Asri, Kecamatan Weda Selatan, ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 melalui Kementerian PUPR, dengan pelaksana PT. Mau Gapi Konstruksi dan pengawas CV. Atrium Arsitek Konsultan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp16.933.082.000,06 dengan masa pelaksanaan selama 270 hari kalender terhitung sejak 20 Maret 2025.

Pers Tipikor.id memuat klarifikasi ini sebagai bentuk komitmen terhadap keberimbangan informasi, akurasi data, serta penghormatan terhadap Kode Etik Jurnalistik. (Editor: Rosa)

READ  Terpantau Salah Satu ASN Dinas Perkim Masuk Ruang Kejaksaan, Diduga Proyek Miliaran Diselidiki.

Share :

Baca Juga

Daerah

Resmi Kantongi Rekomendasi, Pasangan Ini Siap Menangkan Pilkada Halmahera Tengah.

Daerah

Dana Desa, Dan Tantangan Pemerataan Pembangunan,Memerlukan Pendekatan Bertahap.

Daerah

SEBELUM TAHAPAN KAMPANYE. RAMAI BALIHO DALAM KOTA WEDA. KETUA BAWASLU HALTENG TIDAK PEDULI.

Daerah

ANBK Paket C 2025 Digelar di SMP Negeri 1 Weda, SPNF-SKB Halteng Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan.

Daerah

Terdampak Genangan Air di Kota Weda, Warga Desak DPRD Segera Panggil Dinas Terkait

Daerah

Rp1,95 Miliar Kelebihan Bayar: 16 CV Kontraktor Proyek Pemkab Halteng Ditemukan Bermasalah.

Daerah

Liaison Officer, “dr Haryadi Ahmad Resmi Ambil Formulir Isian Bakal Calo Bupati Dan Wakil Bupati 2024”.

Daerah

Peduli Lingkungan, Koramil 1512-01/WEDA Giat Karya Bakti.

You cannot copy content of this page