Selasa, 4 November 2025. 13:06 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kesadaran akan keselamatan jalan mulai tumbuh di kalangan sopir truk pengangkut material di Halmahera Tengah. Hari ini terlihat pemandangan berbeda, sejumlah kendaraan pengangkut timbunan tanah dan pasir mulai menutup muatannya dengan terpal saat melintas di jalan-jalan utama dalam Kota Weda.
Pantauan Pers Tipikor.id di lapangan, langkah ini menjadi contoh positif dari upaya para pelaku usaha dalam menegakkan aturan keselamatan transportasi. Penutupan material dengan terpal tidak hanya menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas, tetapi juga merupakan tindakan preventif untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.
Material terbuka seperti tanah dan pasir yang jatuh ke jalan kerap menjadi pemicu insiden, terutama bagi pengendara roda dua. Karena itu, penggunaan terpal dinilai penting untuk mencegah bahaya bagi pengguna jalan lain.
Meski demikian, masih ada sebagian truk yang belum mematuhi aturan berlalu lintas dengan baik dan tetap beroperasi tanpa penutup muatan. Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar pengawasan di lapangan bisa diperketat.
Setiap warga juga berhak menegur atau menghentikan aktivitas pengangkutan tersebut apabila dianggap mengganggu dan membahayakan keselamatan warga maupun lingkungan sekitar.
Salah seorang warga Weda, Ano, mengapresiasi langkah sopir truk yang mulai menutup material dengan terpal. “Tertib ini mulainya dari kita, bukan siapa-siapa. Kalau kita mulai duluan, yang lain pasti ikut. Ini contoh yang baik,” ujarnya.
Langkah tertib ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru dalam Kota Weda. Selain menunjukkan kedisiplinan sopir dan pemilik truk, hal ini juga menandai meningkatnya kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan publik di ruang jalan. (Editor: Rosa).

