Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Selasa, 28 Maret 2023 - 22:48 WIB

Ada Apa Lantai Bawah Plaza Weda Dibongkar.

Selasa, 28 Maret 2023. 23:39 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Pembongkaran lantai dasar Plaza yang berlokasi di desa Fidijaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah, menuai pertanyaan sejumlah pedagang.

Pasalnya, hampir seluruh pembongkaran dilakukan di bagian lantai dasar, padahal sebelumnya kondisi lantai dasar sudah rampung bahkan tinggal di tempati, jelas Sarif Kasim salah satu warga desa fidijaya.

Menurutnya, sangat miris bangunan dengan anggaran miliaran rupiah tapi dibongkar lagi, ini ada apa, tanya pria yang di sapa abang sarif.

Dia menjelaskan, sebelumnya Disperindag dan UKM Halmahera Tengah menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Pasar Fagogoru yang di kerjakan oleh PT Intim Kara dengan nomor kontrak 02/SPP/PSR-FOGOGORU/MY/DPERINDAG-HT//II/2019 sebesar
Rp. 40.823.000.000,00 dengan sumber dana APBD tahun anggaran 2019 yang masuk dalam sistim multiyears, ungkapnya.

Tak sampai disitu, sejak 14 Maret 2022, pemerintah daerah kembali menggelontorkan lagi anggaran 20 Miliar dengan sistim reguler yang juga di kerjakan oleh PT Intimkara, dengan nomor kontrak 07/SPK/PLAZA WEDA/01-III/2022, maka total keseluruhan Rp. 60 Miliar, jelasnya.

Olehnya itu, yang jadi pertanyaan ada apa sehingga Plaza Weda dibongkar lagi, inikan sangat miris, bangunan sudah siap dan telah di resmikan pada kamis 22 Desember 2022 tapi saat ini koq dibongkar lagi.

Masih lanjutnya lagi, “kami berharap agar Penjabat Bupati Halmahera Tengah bisa menindaklanjuti atas pembongkaran ini” sehingga jelas apa tujuan dari pembongkaran ini, tegasnya. (Rosa).

READ  Sungai Yefetu Berpotensi Meluap, Warga Minta Pemda dan DPRD Segera Turun Tangan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Dugaan Ada Pemufakatan Jahat Dibalik, Pemaksaan Memasukan Hibah Dan DBH

Daerah

Ketua KSPSI Maluku Utara Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-50 untuk Presiden KSPSI RI.

Daerah

Komisi III DPRD Halteng Tinjau Proyek Fisik 2024, Jembatan Yendeliu Jadi Sorotan.

Daerah

Dandim Halmahera Tengah; “Netralitas TNI Harga Mati”.

Daerah

Aparat Penegak Hukum Dinilai Tak Berani Usut Pembangunan Gedung Kesenian.

Daerah

Proyek Pembangunan Drainase Asal Jadi, Diduga Kontraktor Dan Pekerja Nekat Bohongi Masyarakat

Daerah

Ups, Penampakan Kawasan Wisata Nusliko Park Semakin Prihatin.

Daerah

“Terkait Batas Wilayah Halteng-Haltim, Mantan Pj IMS dan Mantan Ketua DPRD Halteng Didesak Untuk Diproses”.

You cannot copy content of this page