Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Rabu, 28 Juni 2023 - 10:17 WIB

TAK HANYA DISOROTI, PIHAK APH DIMINTA PERIKSA KONTRAKTOR DAN PPK.

Rabu, 28 Juni 2023.11:10 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. DUGAAN Tipidkor sejumlah proyek bermasalah bahkan dugaan fiktif di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Tengah, ramai diperbincangkan.

Ya, proyek dengan nama paket, “Pembangunan Rumah Dinas Camat Weda” dengan nilai pagu Rp.845.000,000,00,-
Nilai kontrak Rp. 822.106.847,12,- menjadi alasan kuat Aparat Penegak Hukum, Kejati, Polda, Kejasaan dan Polres Halmahera Tengah diminta periksa kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), jelas tim investigasi. (10:32 WIT).

Proyek dengan pemenang Cv. Adriansya Karya telah tanda tangan kontrak pada 15 Juni 2022 pun koordinat pembangunannya tidak terlihat, entah dimana asal muasal proyek tersebut.

Dari kekecewaan proyek yang di anggarkan ratusan tersebut tim investigasi berharap permasalahan yang ada di Dinas PUPR ini segera diusut.

“Usut tuntas lah, mana
Kejati, mana Polda, mana Kejaksaan dan mana pula Polres”.
Proyek ini harus diusut, sehingga publik tahu alasan apa proyek tidak terlihat dan atau tidak dikerjakan.

Bahkan, hasil investigasi ke kantor Camat Weda, sejumlah pegawai mengatakan, kami belum melihat adanya proyek pembangunan rumah dinas camat.

Menurutnya, sebagai pengguna anggaran (PA), diduga kesalahan dan tanggung jawab mutlak ada di Kadis PUPR. “Dugaan proyek bermasalah di PUPR terbilang banyak, bahkan ada yang diduga fiktif. Jadi mau tunggu apa lagi? Segera harus diperiksa dan ditindak,” ujar tim investigasi kepada  Pers Tipikor-id.

Penjabat Bupati Halmahera Tengah juga tidak bisa tinggal diam. Sebagai Pj Bupati harus bisa melihat setiap problem yang ada, apalagi proyek-proyek tersebut memakai anggaran dari pajak yang masyarakat bayar, (Rosa).

READ  Kodim 1512 Weda Rayakan HUT ke-80 RI, Suasana 17 Agustus Masih Menggelora”.

Share :

Baca Juga

Daerah

Praktik Kotor di Balik Tender Proyek Halteng, Saatnya Kejaksaan Turun Tangan.

Daerah

Bangunan Milik Pemda Dibangun Diatas Tanah Masyarakat/Bersertifikat.

Daerah

Kapolres Halteng Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Lewat Doa Bersama.

Daerah

“Menyingkap Surga Tersembunyi: Di Balik Pesona Pulau Sayafi dan Liwo di Halmahera Tengah”.

Daerah

Simak, Kondisi Belanja Modal Gedung Dan Bangunan Harus Jadi Perhatian Semua Pihak.

Daerah

Press Release DLH MALUKU UTARA TIDAK SERIUS TANGANI KASUS SUNGAI SAGEA: KESELAMATAN WARGA DIPERTARUHKAN.

Daerah

Proyek Jembatan Gagal, Salah Satu Tokoh Masyarakat Desa Yeisowo Geram dan Desak APH Bertindak.

Daerah

Kejari Halteng Sosialisasikan Program Jaksa Garda Desa dan Aplikasi Jaksa Jaga Desa 2025.

You cannot copy content of this page