Senin, 2 Februari 2026.00:17 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Desa Tepeleo, sebagai desa induk (Pnu Jere), memiliki sejarah yang kaya dan menjadi cikal bakal terbentuknya Desa Tepeleo Batu Dua, Desa Pantura Jaya, dan Desa Palo. Sejarah ini menjadi bagian penting yang perlu dicatat dan dijaga bersama.
Dalam kehidupan masyarakat Tepeleo, Fagogoru menjadi pilar utama yang membentuk karakter dan kebersamaan. Nilai-nilai seperti ngaku terasa (kebersamaan), budi re bahasa (kesopanan dalam berbahasa), sopan dan hormat, serta mta re mimpi dan kasih sayang, tetap dijaga secara konsisten hingga hari ini.
Ajaran-ajaran ini menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat dan tanggung jawab utama setiap pemimpin untuk melestarikannya. Dengan menjaga nilai-nilai inilah, kemajuan desa dapat selaras dengan identitas dan warisan leluhur.
Kini, masyarakat Tepeleo menantikan sosok pemimpin yang mampu membawa desa menuju kemajuan tanpa meninggalkan nilai-nilai tersebut. Bahri Hi. Ahmad hadir untuk mengambil peran itu. Ia siap mengabdi, memikul tanggung jawab, dan memastikan kesinambungan pembangunan desa yang selama ini kurang tersentuh.
Sebagai putra asli Tepeleo, Bahri Hi. Ahmad dikenal sebagai sosok sederhana, jujur, dan amanah. Kedekatannya dengan masyarakat Tepeleo, didukung oleh keluarga besarnya, menjadikannya kandidat yang dipercaya untuk berkontribusi dalam Pilkades mendatang.
Bahri Hi. Ahmad menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat, hadir dalam berbagai aktivitas sosial, mendengarkan keluhan warga, dan menghormati setiap aspirasi yang disampaikan.
Dalam visi kepemimpinannya, ia menegaskan komitmennya:
“Transparansi Administrasi Keuangan Desa Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Efisien.”
Dengan pengalaman, kedekatan, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, Bahri Hi. Ahmad siap membawa Tepeleo Batu ke arah pembangunan yang berkelanjutan, selaras dengan budaya, dan berpihak pada masyarakat.
(Editor: Rosa)






