Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:37 WIB

Suap Puluhan Juta, Oknum Diduga Lindungi Tambang Ilegal Batuan Bukan Logam di Halmahera Tengah.

Kamis, 20 Maret.17:28. WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID – Aktivitas penambangan batuan bukan logam tanpa izin di Halmahera Tengah semakin meresahkan. Dugaan keterlibatan oknum dalam pengambilan material secara ilegal tanpa izin resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) kian menguat, sementara pengawasan dari pihak berwenang dinilai lemah.

Sejumlah pihak menilai bahwa praktik ini berlangsung secara terstruktur dan terkesan dibiarkan. Material hasil tambang diangkut menggunakan truk-truk besar yang melintasi jalan raya tanpa pengawasan, menimbulkan berbagai dampak negatif. Selain merusak infrastruktur jalan, aktivitas ilegal ini juga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan serta mencemari lingkungan.

Amat, salah seorang warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak dari aktivitas tambang ilegal ini. “Seharusnya mereka memiliki izin resmi dari Pemprov, tetapi kenyataannya mereka mengambil material begitu saja. Yang lebih parah, aktivitas ini dilakukan terang-terangan tanpa ada tindakan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Amat, kerusakan jalan akibat truk-truk pengangkut material semakin parah setiap harinya. Selain itu, risiko kecelakaan lalu lintas meningkat akibat aktivitas tambang yang tidak terkontrol. “Kami sebagai warga yang setiap hari melintasi jalan ini merasa sangat dirugikan. Jika dibiarkan terus, jalan bisa semakin hancur dan membahayakan pengguna kendaraan,” tambahnya.

Amat juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan mengusut dugaan keterlibatan oknum dalam praktik tambang ilegal ini. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas dalam menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Jika terus dibiarkan, lingkungan rusak, jalan hancur, dan masyarakat yang paling merasakan dampaknya,” tegasnya.

Mengenai oknum yang bermain. dibelakang layar dan juga telah mengambil sejumlah uang puluhan juta rupiah dari pihak-pihak tertentu, dalam waktu dekat akan kami beberkan lewat media, ungkap Amat.

READ  Air Sungai Sagea Kembali Tercemar, Pj Bupati Enggan Merespon Ketika Dikonfirmasi.

Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menindak pelaku yang terlibat demi menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan bersama. (Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Proyek Pembangunan Drainase Asal Jadi, Diduga Kontraktor Dan Pekerja Nekat Bohongi Masyarakat

Daerah

“Menjemput Masa Depan dari Akar Sejarah: Bahri Hi. Ahmad Tampil Di Pilkades Tepeleo”.

Daerah

Besok Partai Perindo Halmahera Tengah Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati.

Daerah

Aktivis Pesisir Halmahera Tegaskan Penolakan: “Benteng Terakhir Kami di Weda Utara Jangan Dirusak”.

Daerah

Dua Orang Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Dan RSUD.

Daerah

Tingkatkan Kebersamaan Dan Spirit Sosial, SMP Negeri 1 Kabupaten Halmahera Tengah Sembelih 1 Ekor Sapi.

Daerah

RP.477.175.155.249, APARAT PENEGAK HUKUM DIMINTAUSUT ANGGARAN INI.

Daerah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tinjau Posko Pengungsian.

You cannot copy content of this page