Senin, 2 Maret 2026. 22:45 WIT
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Jalan hotmix yang tengah dikerjakan di Kota Weda kembali mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Halmahera Tengah, Usman Tigedo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Perindo Kabupaten Halmahera Tengah. Ia menilai pelaksanaan pekerjaan di lapangan perlu diawasi secara serius agar tidak menimbulkan persoalan kualitas di kemudian hari.
Kepada Pers Tipikor.id, Ketua DPRD Perindo, Usman Tigedo yang akrab disapa Oger menyoroti metode pengerjaan yang dinilai kurang maksimal, khususnya pada proses pengerukan aspal lama sebelum pelapisan hotmix baru dilakukan.
“Kalau kita lihat di lapangan, jalan yang akan di-hotmix seperti di depan dermaga Weda menuju pasar bukan dilakukan pengupasan menyeluruh, tetapi hanya dicukur sekitar lima garis. Ini bagaimana dengan kualitasnya ke depan?” tegas Oger.
Menurutnya, pengupasan aspal lama seharusnya dilakukan secara merata agar lapisan hotmix memiliki daya rekat kuat serta ketahanan maksimal.
“Kalau tidak dikontrol secara maksimal, itu berpotensi baru setahun sudah rusak,” ujarnya.
Selain itu, Oger juga meminta dinas terkait untuk kembali turun ke lapangan guna mengevaluasi kondisi jalan yang sudah di-hotmix, termasuk ruas di belakang Perumahan 50 Kilo Tiga. Ia mengaku menerima informasi adanya kondisi jalan yang perlu ditinjau ulang untuk memastikan kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi teknis.
“Saya minta dinas jangan hanya fokus pada pekerjaan yang sementara berjalan, tapi juga melihat kembali hasil pekerjaan yang sudah selesai. Kalau ada kekurangan, segera diperbaiki,” tambahnya.
Ia menegaskan proyek infrastruktur yang bersumber dari anggaran publik wajib dilaksanakan secara profesional dan transparan.
“Saya minta dinas terkait benar-benar mengawasi pekerjaan jalan dalam kota secara maksimal. Jangan main-main dengan uang rakyat,” tandasnya.
DPRD, lanjut Oger, akan terus memantau perkembangan proyek hotmix tersebut demi memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
(Editor: Rosa).



