Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 20 Juni 2025 - 11:30 WIB

Kesbangpol Halteng Dukung P4GN, Wujudkan Bebas Narkoba.

Jum’at, 20 Juni 2025.12:19 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Tengah menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Program P4GN—Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Dukungan ini tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi juga dibangun di atas fondasi nilai budaya masyarakat Halteng, yaitu falsafah Fagogoru—sebuah warisan kearifan lokal yang mengajarkan hidup dalam kebersamaan, tanggung jawab, dan saling menjaga.

Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Kesbangpol Halteng, Abd Gani Syukur, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi P4GN yang dipusatkan di Kecamatan Weda Tengah melibatkan perangkat desa dari Lelilef Woebulen dan Lelilef Sawai, serta siswa-siswi SMP dan SMA se-Kecamatan Weda Tengah. Kegiatan ini juga didukung oleh BNN Provinsi Maluku Utara dan unsur Sat Narkoba Polres Halteng.

“Kami tidak hanya mengedukasi masyarakat dengan data dan hukum, tetapi juga menyentuh kesadaran dari dalam, melalui pendekatan nilai. Karena Halteng punya kekayaan yang luar biasa: Fagogoru,” ujar Abd Gani.

Empat Pilar P4GN: Bertemu dengan Akar BudayaProgram P4GN secara nasional dibangun di atas empat pilar utama:

1. Pencegahan – membangun kesadaran publik agar menjauhi narkoba melalui edukasi dan sosialisasi.

2. Pemberantasan – tindakan hukum terhadap jaringan dan pelaku peredaran gelap.

3. Penyalahgunaan – rehabilitasi terhadap pengguna narkotika.

4. Peredaran Gelap – pengawasan distribusi dan jalur masuk narkotika ilegal.

Namun di Halmahera Tengah, khususnya dalam pilar pencegahan, pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat formal dan struktural, tetapi juga kultural. Pencegahan dipahami sebagai bagian dari menjaga harga diri kampung, melindungi anak cucu dari kerusakan moral, dan membentengi generasi dari dalam—sebagaimana nilai luhur Fagogoru mengajarkan.

Falsafah Fagogoru bukan sekadar simbol budaya, melainkan sistem nilai yang hidup dalam keseharian masyarakat Halteng. Dalam konteks P4GN, khususnya upaya pencegahan, nilai-nilai intrinsik Fagogoru menjadi sangat relevan:

READ  Ketua HNSI DPD Provinsi Maluku Utara, Serahkan SK

1. Ngaku re Rasai (Mengakui dan Merasakan). Menanamkan rasa kepedulian. Pencegahan narkoba dimulai saat masyarakat menyadari bahwa persoalan narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik aparat.

“Kalau kita merasa narkoba hanya urusan penegak hukum, kita akan abai. Tapi kalau kita ‘ngaku dan rasai’, kita ikut menjaga lingkungan dan anak-anak kita,” terang Abd Gani.

2. Budi re Bahasa (Berbudi dan Berbahasa Baik). Mengedepankan komunikasi yang bijak dalam menyampaikan pesan bahaya narkoba. Pendekatan ini penting terutama dalam konteks pendidikan dan keluarga, agar pesan bisa diterima tanpa menyakiti atau menakut-nakuti.

3. Sopan re Hormat (Beretika dan Menghargai). Menjadi dasar membangun relasi sehat dalam keluarga dan masyarakat. Nilai ini memperkuat kepercayaan antara orang tua dan anak, guru dan siswa, tokoh masyarakat dan warga.

4. Mtat re Mimoy (Berbuat dan Bertanggung Jawab). Menuntut aksi nyata. Setiap individu, dari pemimpin desa, guru, siswa, orang tua, hingga tokoh agama dan adat, memiliki tanggung jawab langsung dalam menciptakan lingkungan yang aman dari narkoba.

Menurut Abd Gani, saat program P4GN dijalankan dengan pendekatan Fagogoru, maka yang terbentuk bukan sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi gerakan nilai. Pencegahan narkoba tidak lagi hanya soal penyuluhan, tapi menjadi bagian dari budaya hidup: orang tua lebih peka, guru lebih peduli, pelajar saling menjaga.

“P4GN adalah ruang di mana hukum bertemu dengan budaya. Dan budaya kita—Fagogoru—adalah modal sosial yang paling kuat untuk menyelamatkan generasi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Halteng Bersinar (Bersih dari Narkoba) bukan hanya slogan, tetapi cita-cita luhur yang akan tercapai jika semua unsur masyarakat berani bersama-sama saling mendukung memberantas Narkoba.

“Kalau kita cegah narkoba dengan semangat budaya, maka kita juga telah selamatkan generasi dan menjaga warisan yang telah diamanahkan oleh para leluhur,” pungkas Abd Gani. (Editor: Rosa).

READ  Di Konfirmasi Terkait Tumpukan Uang Kurang Lebih 1 Miliar, Pj kades Sidanga Memilih Bungkam.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ucapan Terima Kasih Dan Apresiasi Warga Kepada Dua Orang Mancing Mania.

Daerah

Zakir Daeng Barang Bersama Tim Resmi Ambil Formulir Bakal Calon Bupati.

Daerah

Asrif, “Pelaku kreatif Butuh Dukungan Dan Ajang Promosi”.

Daerah

Jalan Tani Menuju Gamengli Hampir Terputus, Petani Meminta Perhatian Pemerintah Daerah Dan DPRD.

Daerah

Muhammad Ansar, Nakodahi Ikatan Kerukunan Keluarga Bugis Makasar (IKKM) Kecamatan Weda Utara.

Nasional

Bupati Halmahera Tengah Turun Tangan, Konflik Warga vs Perusahaan.

Daerah

Kapal Kandas di Area Perairan Sosowomo–Tilope, Polres dan Pol Airud Halteng Evakuasi Penumpang Tanpa Korban.

Daerah

Seruan Aksi LPP Tipikor Maluku Utara, Terkait Dugaan Korupsi di Halmahera Tengah Yang Kian Kronis.

You cannot copy content of this page