Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 20 Juli 2024 - 17:33 WIB

Sagea di Ambang Kehancuran,”Wakil Ketua PNU WERE, Buka Suara”.

Sabtu, 20 Juli 2024.18:29 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. 
Adanya aliran sungai Sagea yang berubah warna, hal ini terus mengundang reaksi dan perhatian dari berbagai pihak.

Hal ini seperti pesan WhatsApp yang diterima Pers Tipikor. Id dari Wakil Ketua PNU WERE Bakir Usman. (20/7).

Bakir mengungkapkan, dampak serius yang dihadapi warga Sagea Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah ini sangat bahaya yang mengancam, bisa berpuluh-puluh tahun, ujarnya.

Yang sangat aneh, sampai dengan saat ini hasil dari apakah Sungai Sagea berubah warna akibat dari adanya aktivitas di hulu oleh pihak perusahaan, ini yang perlu DPRD ketahui, kami melihat sampai dengan saat ini DPRD Halmahera Tengah terkesan diam. DPRD harus tegas pertanyakan juga bagimana Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), apakah perusahaan beraktivitas sesuai dengan dokumen penting itu?.

Dengan kondisi Sungai Sagea, kami merencanakan aksi demo besar-besaran untuk mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD segera mengambil tindakan.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan ini. Kami siap menutup akses Jalan Km 3 selama 1 Minggu. Hal ini sesuai dengan kajian sementara kami di kalangan Pemuda Pnu Were, tercemarnya Kali Sagea akibat adanya aktivitas Pertambangan.

Ia juga mengungkap, saat ini kami sedang melakukan Konsolidasi mulai dari Selatan sampai Utara dalam rangka Boikot Aktivitas Tambang yang ada di Halmahera Tengah.

Masih Wakil Ketua PNU WERE, Bakir Usman, lagian kehadiran tambang apalagi PT. IWIP,   Management seakan menganggap enteng orang lokal Halmahera Tengah, baik dari rekrutmen tenaga kerja, bahkan sampai pada tingkat apresiasi kegiatan Pemuda, ungkapnya.

Bahkan, saat ini sikap Pemerintah dan DPRD terlihat mesra bergandengan tangan dengan Manajemen, sama sama melepaskan hasrat demi kepentingan Politik.

READ  Pemdes Desa Gemaf Disinyalir Tidak Transparan, Pembuatan Gorong-gorong Tanpa Papan Informasi.

Ia juga menyentil terkait DPRD yang sebelumnya pernah berkecimpung di LSM lingkungan, beraninya hanya Perusahaan yang skalanya kecil. Coba Skali skali DPR Kase Stop Sementara Aktivitas PT. IWIP, tantangnya.(Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Korwil dan Kecamatan Weda Utara Tinjau Sekolah: Soroti Kesejahteraan Guru dan Tertib Administrasi.

Daerah

3 Ton Tembaga dan 7 Ton Besi Tua Ditahan, Dugaan Penampungan Ilegal Menguat.

Daerah

Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah Diminta Periksa PPTK Dan Pelaksana Proyek Dermaga Desa Lelilef Woebulan.

Daerah

Kampung Ramadhan Masih Ramai, Takjil Unik Laris Manis.

Daerah

Petani Sejahtera, Ketahanan Pangan Terjaga.

Daerah

Kontraktor Enggan Bayar Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (Pajak Galian C), Ditaksir Capai Miliaran Rupiah.

Daerah

Pelayanan RSUD Weda Menuju Akreditasi Dinilai Bobrok.

Daerah

PT Allberka Jaya Abadi Hadir di Halmahera Tengah Siap Melayani dan Bergerak di Bidang Outsourcing.

You cannot copy content of this page