Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:15 WIB

Saat Pemuda Bicara Perubahan: Rudi Karim Maju di Pilkades Nurweda 2026, Bawa Agenda Transparansi Desa.

Jumat, 30 Januari 2026 | 23.14 WIT

HAL-TENG, TIPIKOR.ID — Dinamika politik Desa Nurweda mulai menghangat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026. Dari denyut pemuda desa, satu nama mencuat membawa semangat perubahan: Rudi Karim. Ketua Karang Taruna Niwe Kumel itu secara resmi menyatakan maju sebagai calon Kepala Desa Nurweda pada Jumat malam, 30 Januari 2026.

Dengan mengusung jargon “Dari Pemuda, Kita Wujudkan Desa Nurweda yang Mandiri, Transparan, dan Akuntabel,” Rudi Karim tampil menantang pola lama kepemimpinan desa. Ia membawa agenda perubahan yang lahir dari realitas keseharian masyarakat—bukan sekadar janji, melainkan refleksi dari kebutuhan riil warga Nurweda.

Rudi Karim dikenal sebagai representasi pemuda Nurweda yang memahami tantangan desa: wilayah yang luas, topografi beragam, serta jumlah penduduk yang signifikan. Warga menilai, kondisi tersebut membutuhkan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat sekaligus memiliki visi jelas tentang pembangunan, terutama di sektor transportasi, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel.

Dalam kesehariannya, Rudi—yang akrab disapa Udi—adalah pemuda asli Nurweda yang tumbuh dan besar di tengah masyarakat. Sosoknya pendiam, namun ketenangan itu mencerminkan kedewasaan berpikir dan kematangan dalam mengambil keputusan. Di balik sikapnya yang tenang, tersimpan gagasan besar tentang masa depan desa.

Tak hanya aktif di ranah kepemudaan, Rudi Karim juga dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, menjunjung nilai gotong royong, serta dikenal tegas namun bijak dalam menyikapi persoalan. Karakter inilah yang membuatnya dipercaya memimpin Karang Taruna dan diperhitungkan sebagai figur kuat dalam kontestasi Pilkades Nurweda 2026.

Lebih dari itu, Rudi Karim dipandang sebagai tokoh muda yang menghormati adat dan budaya lokal. Ia menjaga kearifan leluhur, membina relasi lintas generasi, dan menjadikan nilai-nilai lokal sebagai fondasi setiap gagasan perubahan yang ia tawarkan.

READ  Wakil Bupati Halteng Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Generasi Muda Didorong Jadi Agen Perubahan.

Komitmen tersebut kemudian dirangkum dalam filosofi kepemimpinan yang melekat pada namanya:

RUDI KARIM

R – Rakyat sebagai kekuatan utama

U – Utamakan musyawarah

D – Dedikasi untuk desa

I – Integritas dalam kepemimpinan

K – Kerja nyata untuk perubahan

A – Amanah menjalankan kepercayaan

R – Rukun menjaga persatuan

I – Inovatif membangun desa

M – Maju bersama masyarakat

Seiring dukungan dari berbagai kalangan, harapan besar pun mulai disematkan kepadanya. Sebuah kalimat kini kian sering terdengar di tengah masyarakat Nurweda—menjadi penegasan arah dan tekad perubahan:

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan Rudi Karim, siapa lagi?”

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Selalu Ada Untuk Rakyat, Serda Muzakir Ringankan Beban Salah Satu Warga.

Daerah

Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Halteng Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik.

Daerah

Tiga Parpol Halmahera Tengah Terancam Diskualifikasi.

Daerah

Tanpa Pengawasan, Area Pelabuhan Weda Dijadikan Lokasi Pemotongan Scrap.

Daerah

Syiar Ramadan Menggema: Lasqi Galang Donasi untuk Mushalah Nurul Huda.

Daerah

Proyek Rp 4,993 Miliar di Weda Ambruk, Garis Hitam-Kuning Dipasang, Asal-Usulnya Misterius.

Daerah

Listrik Tak Kunjung Stabil, Ketua Fagawene Ingatkan Pemda soal Jasa Desa Lingkar Tambang.

Daerah

Halaman Rumah Ibadah Dan Sekolah SP 2 Waleh Tergenang Air.

You cannot copy content of this page