Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:27 WIB

Polemik TKBM Pelabuhan Weda Berakhir, Semua Pihak Sepakat Bernaung di Bawah Koperasi Yefi Berkarya Mandiri.

Rabu, 07 Mei 2025. 19:18 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID – Polemik yang sempat memanas terkait Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Weda akhirnya menemui titik akhir. Kepastian ini terungkap dalam rapat koordinasi yang melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), pimpinan sejumlah OPD, pengurus Koperasi TKBM, serta para pekerja bongkar muat.

Rapat yang digelar di Kantor KUPP Kelas III Weda tersebut turut dihadiri Bupati Halmahera Tengah, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, dan perwakilan dinas teknis terkait.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Weda, Bernard Martin Mastua, menyampaikan bahwa persoalan yang sebelumnya mencuat kini telah diselesaikan secara tuntas.

“Polemik yang sempat muncul beberapa hari lalu sudah selesai. Semua pihak kini telah sepakat untuk bernaung di bawah satu wadah, yaitu Koperasi TKBM Yefi Berkarya Mandiri,” jelas Bernard.

Hal senada juga disampaikan oleh Iskandar Munawar, pengurus sekaligus kuasa dari Koperasi TKBM Yefi Berkarya Mandiri. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang sebelumnya berselisih telah menyatukan diri di bawah legalitas koperasi tersebut.

“Saat ini semua sudah bersatu dalam satu wadah resmi dan sah secara hukum, yaitu Koperasi TKBM Yefi Berkarya Mandiri,” ujarnya dalam wawancara terpisah.

Pemerintah daerah menyambut baik penyelesaian ini dan berharap stabilitas yang telah terwujud dapat terus dijaga. Kondisi kondusif ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Weda, yang merupakan simpul vital dalam perputaran ekonomi Halmahera Tengah. (Editor: Rosa)

READ  Akibat Diterjang Angin, Sejumlah Rumah Warga Ambruk.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

PENJABAT BUPATI, DITANTANG AUDIT INVESTIGASI PROYEK ISLAMIC CENTER.

Daerah

NasDem Memanggil Putra-Putri Daerah Halmahera Tengah.

Daerah

Bongkar Dugaan Kecurangan Terstruktur Pilkades Fritu: Plano 801 Suara, Hasil Akhir Mendadak Jadi 809.

Daerah

Disorot KPK dan Temuan BPK, Keberlanjutan PD Fagogoru Dipertanyakan.

Daerah

Organda Halteng Perbaiki Pos Portal Kilo Tiga Demi Tingkatkan Pelayanan Transportasi.

Daerah

Suap Puluhan Juta, Oknum Diduga Lindungi Tambang Ilegal Batuan Bukan Logam di Halmahera Tengah.

Daerah

Tangkapan Percakapan Layar Group WhatsApp Diduga Kepala Desa Loleo Tak Netral.

Hukrim

MANTAN REKTOR UNHAS LOLOS BALON SENATOR SULSEL KUMPUL DUKUNGAN 3.649 KTP

You cannot copy content of this page