Kamis, 23 Juli 2026.17:59 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Polemik hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Peniti, Kecamatan Patani Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Pilkades serentak di Kabupaten Halmahera Tengah sendiri diketahui telah dilaksanakan pada 9 Mei 2026.
Pasca pelaksanaan Pilkades tersebut, sejumlah warga Desa Peniti melakukan aksi pemalangan terhadap Kantor Camat Patani Timur dan Kantor Desa Peniti pada 23 Juli 2026 sebagai bentuk protes atas hasil pemilihan.
Informasi mengenai aksi tersebut turut beredar di grup Facebook Nuansa Halmahera Tengah. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa keputusan panitia Pilkades dinilai diambil secara sepihak. Warga juga mendesak agar kotak suara dibuka kembali untuk memastikan ada atau tidaknya dugaan pelanggaran maupun kecurangan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.
Aksi pemalangan tersebut diklaim sebagai bentuk tuntutan warga agar dilakukan pembukaan kembali kotak suara demi memperoleh kejelasan atas hasil Pilkades yang hingga kini masih menuai polemik.
Dikonfirmasi Pers Tipikor.id, Camat Patani Timur, Iswan Hi. Badar, membenarkan adanya aksi pemalangan yang dilakukan warga.
“Iya, benar ada pemalangan. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan panitia tingkat kabupaten untuk menyikapi persoalan tersebut,” ujar Iswan saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Hingga berita ini diterbitkan PERS TIPIKOR.ID masih berupaya menghubungi Panitia Desa dan pihak-pihak terkait lainnya guna memperoleh keterangan resmi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
(Editor: Rosa).


