Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 8 April 2025 - 18:15 WIB

Pengelola Wisata Goa Bokimoruru Tatap Muka Bersama Wakil Ketua DPRD dan Sejumlah Anggota.

Selasa, 8 April 2025. 19:09 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.      Pengelola destinasi wisata Goa Bokimoruru menggelar tatap muka bersama Wakil Ketua DPRD Munadi Kilkoda dananggota DPRD Halmahera Tengah komisi gabungan, rapat berlangsung di ruang Wakil Ketua DPRD Halteng, pada Selasa, 8 April 2025.

Pertemuan ini digelar untuk membahas tarik menarik pihak pengelola dan pemerintah desa yang belum terselesaikan, yakni Desa Sagea dan Desa Kiya, yang berdampak langsung pada pengelolaan Wisata Bokimoruru.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pengelola Destinasi Wisata Bokimoruru, Rusmin Djsehe, secara tegas meminta DPRD Halmahera Tengah untuk mencermati secara serius persoalan yang telah lama mengganggu kelangsungan pengelolaan wisata.

“Kami harap Wakil pimpinan DPRD dan juga pimpinan DPRD Halteng serta seluruh anggota agar bisa menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas.

Kami tidak ingin persoalan ini terus berlarut tanpa ada solusi. Jika dibiarkan, yang menjadi korban adalah para pelaku UMKM yang bergantung pada keberlangsungan wisata Bokimoruru,” ungkap Rusmin.

Ia menekankan bahwa dampak dari konflik ini tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga ekonomi masyarakat lokal yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Wakil pimpinan DPRD Munadi Kilkoda ketika di konfirmasi belum memberikan keterangan resmi.

Devidodi Diantoro salah satu anggota DPRD Halmahera Tengah ketika dikonfirmasi membenarkan, “Iya tadi rapat bersama pihak pengelola Wisata Goa Bokimaruru, hadir juga Wakil Pimpinan DPRD Halmahera Tengah Bapak Munadi Kilokoda dan komisi gabungan, ungkapnya.

Katanya lagi, Wakil pimpinan akan mengagendakan waktu untuk memangil pihak pemerintah Desa untuk penyelesaian, jelasnya. (Rosa).

READ  Balap Ketinting 50 Juta Siap Buka Lomba Mancing Nasional 2022 di Botur

Share :

Baca Juga

Daerah

Begini Klarifikasi Kepsek SMA IT Fagogoru Desa Dotte Kecamatan Weda Timur.

Daerah

Mengungkap Fakta Rp2,18 Miliar Drainase Weda dan Deretan Paket Saluran Air APBD-P 2025.

Daerah

Komunitas Salawaku Halteng, “Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah Banjir Bandang di Kelurahan Rua Kota Ternate”.

Daerah

Satu Bulan Tanpa Progres, Pekerjaan RLH di Patani Utara Dipertanyakan.

Daerah

“Proyek Pagar SD Negeri Trans Waleh: Dana Cair, Tapi Hasilnya Nihil!”.

Daerah

Kuota Haji Halteng Tersisa Empat Orang, Kebijakan Baru Dinilai Terlalu Cepat Diberlakukan.

Daerah

Sungai Yefetu Berpotensi Meluap, Warga Minta Pemda dan DPRD Segera Turun Tangan.

Daerah

Air Tak Mengalir, Ini Penjelasan Kabag Tehnik PDAM.

You cannot copy content of this page