Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 24 September 2025 - 20:20 WIB

Usulan PPPK Paruh Waktu Dibahas, 115 Honorer Jadi Perhatian BKPSDM dan Komisi I DPRD Halteng.

Rabu, 24 September 2025.21:19 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Bagian Organisasi menggelar rapat bersama Komisi I DPRD Halteng yang dipimpin Ketua Komisi, Asrul Alting, Rabu (24/9/2025). Pertemuan ini secara khusus membahas usulan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Usai rapat, Kepala BKPSDM Halteng, Arman Alting, saat diwawancarai menjelaskan bahwa dari total 760 tenaga non-ASN yang terdata, sebanyak 645 orang sudah diusulkan. Sementara itu, 115 nama lainnya masih harus diverifikasi lebih lanjut melalui koordinasi bersama DPRD dan Bupati.

“Verifikasi ini penting untuk memastikan keaktifan status kerja mereka, sehingga tenaga honorer yang benar-benar masih mengabdi bisa diprioritaskan,” ujar Arman.

Ia menambahkan, kategori R3 mencakup tenaga honorer yang sudah tercatat di database Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak 2022, sementara kategori R4 adalah mereka yang masih aktif bekerja dalam dua tahun terakhir dan telah mengikuti seleksi PPPK sebelumnya, namun belum berhasil mendapatkan formasi.

Pemerintah daerah, lanjut Arman, akan menyurat ke seluruh OPD untuk meminta data keaktifan 115 tenaga honorer yang tersisa. “OPD yang mengusulkan nama-nama ini. Maka selama OPD yang mengusulkan, kami tidak bisa menolak. Namun kami tetap akan lakukan validasi agar proses ini berjalan profesional dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Halteng, Asrul Alting, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal penuh proses ini hingga tuntas,” ujarnya.

Dengan adanya pembahasan bersama BKPSDM dan DPRD, 115 tenaga honorer yang masih menunggu kepastian kini menjadi fokus utama verifikasi, sebagai bagian dari penataan tenaga non-ASN secara lebih objektif dan transparan. (Editor: Rosa).

READ  Diduga Kuat Tak Kantongi Izin, KKP Diminta Periksa Proyek Break Water Pantai.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengelolaan Kawasan Pangan Terpadu, Pj Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji Teken Memorandum of Understanding (MoU).

Daerah

Organda Halmahera Tengah Salurkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Rinto di Halmahera Selatan.

Daerah

Beredar Video PLT Kepala Desa Tepeleo Induk, Ridwan Soleman Terlibat Politik Praktis.

Daerah

SDN 2 Weda Gelar Ekstrakurikuler Pasca PAS 1, Bangun Kreativitas dan Literasi Menuju Generasi Emas 2045.

Daerah

Tim Evaluasi Pemekaran Kunjungi Desa Persiapan Sifkam, Warga Sambut Meriah.

Daerah

Penyidik Polda Diminta Lirik Proyek Rp. 3.986 Miliar Kecamatan Weda Tengah.

Daerah

Penjabat Bupati Sebut, “PLT Itu Harus Sesuai Kompetensi Bukan Selera Pimpinan”.

Daerah

Seorang Nenek Berusia 80 Tahun Selaku Penerima RLH, Tapi RLH Masih Terbengkalai, Ia Pun Harus Ngekost.

You cannot copy content of this page