Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris, Proyek 2025 Ambruk, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan.

Kamis, 1 Januari 2025.12:19 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Penampakan pembangunan saluran di Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, kian memprihatinkan. Proyek yang dikerjakan pada tahun anggaran 2025 ini dilaporkan ambruk, meski baru selesai dibangun.

Ironisnya, hingga kini tidak diketahui secara pasti proyek ini berada di bawah dinas mana. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tanggung jawab pelaksanaan, pengawasan, dan penggunaan anggaran daerah.

Berdasarkan keterangan dari salah satu warga setempat yang enggan namanya disebutkan, saluran yang dibangun untuk menunjang sistem drainase di area itu ambruk dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Pantauan Pers Tipikor.id pada Selasa, 31 Desember 2025, sekitar pukul 17.50 WIT, menunjukkan kondisi saluran yang amblas. Hal tersebut menimbulkan dugaan lemahnya pengawasan selama proses pengerjaan.

Seharusnya, proyek pemerintah yang menggunakan uang rakyat tidak mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Proyek tanpa identitas—baik papan informasi, anggaran dan pelaksana, berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kondisi ini menuntut langkah tegas dari Inspektorat Daerah, DPRD Halmahera Tengah, dan aparat penegak hukum untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh. Jika terbukti ada penyimpangan, pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Pers Tipikor.id masih berupaya menelusuri dinas teknis yang menjadi penanggung jawab proyek serta mengonfirmasi pihak pelaksana untuk memperoleh kejelasan resmi atas ambruknya pembangunan saluran di Stadion Fagogoru, Desa Nurweda.

(Editor: Rosa)

READ  BPC HIPMI Halteng Galang Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera dan Aceh.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ambil Pasir Pakai Eksavator Demi Proyek, Talud Pun Ambruk — Unggahan Facebook Ungkap Aktivitas Diduga Ilegal.

Daerah

KPK Diminta Periksa Pokir DPRD Halmahera Tengah.

Daerah

PROYEK TAHUN 2020 DI ERA MANTAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI MASIH DIKERJAKAN.

Daerah

Bupati Halmahera Tengah Mengakui KNPI Versi Haris Pratama

Daerah

Pasca Terjadinya Longsor di Parangloe, Warga dan Tim Gabungan Kembali Temukan 2 Korban Jiwa

Daerah

Petahana Yang Tak Terpilih Tidak Tampak Saat Geladi Persiapan Pelantikan Anggota DPRD Masa Jabatan 2024-2029.

Daerah

“Halmahera Tengah Siapkan Donasi Rp2 Miliar Bagi Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar”.

Daerah

Dugaan Proyek Ilegal di Depan Mata: Sejumlah DPRD Halmahera Tengah Memilih Bungkam.

You cannot copy content of this page