Home / Daerah

Rabu, 16 Februari 2022 - 20:35 WIB

Mafia Lahan Perusak Perusahaan Ternama (Iwip) Di Halmahera Tengah Bakal di Bongkar Habis

Selasa,15/02/2022. 11:11 WIT.

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 HALTENG – Kasus Mafia Lahan Kaorahe yang mencuat pada 14/03/2020 menjadi misteri, karena sampai tahun 2022 saat ini, para mafia lahan tetap bergerak dengan leluasa seakan tak ada masalah, bahkan tidak tersentuh oleh hukum.

Mafia lahan saat ini menjadi momok yang menakutkan mulai dari kasus penerbitan 297 sertifikat ilegal atas nama pegawai BPN Halmahera Tengah, kata Zulkifli Peley Kapita Laut dalam struktur dewan adat.

Katanya, terpisah dari kasus 297 sertifikat itu, “kami akan tetap mengawal tiap kasus yang merugikan masyarakat kasus apa pun itu,” ucapnya.

Dari hasil yang kami dapatkan, ada sejumlah masyarakat yang kami temui dengan bukti kepemilikan SKT atas kelompok areal Kaorahe, dengan Nomor: 140/081/SKT/DKJ/2018, atas nama kepemilikan SL, dan SKT itu di keluarkan pada tanggal 12 oktober 2018, oleh PJ Kepala desa kulojaya.

Namun masyarakat yang memiliki SKT itu mengatakan tidak menerima sepeser pun pembayaran lahan kaorahe yang dibayarkan oleh pihak perusahaan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Tapi sebaliknya, pihak perusahaan telah mengusur lahan kaplingan masyarakat bahkan telah terjadi transaksi dengan sejumlah oknum perusahaan atas pembayaran lahan kepada beberapa orang yang tidak memiliki lahan di areal Kaorahe, ini bukti tiga nama, bebernya.

  1. Suaner Maliong dengan alamat trans kobe
  2. Yan Piong dengan alamat trans kobe
  3. Yani M Soleman. Dengan alamat Halmahera Timur.

Bahkan sangat jelas ketiga orang diatas telah menerima uang dari lahan Kaorahe berjumlah Rp 1.019.105.000
dari luasan 353.642 hektare.

Dari bukti-bukti itu, kami tidak akan pernah main-main, dan kami juga akan bersama masyarakat untuk menduduki wilayah-wilayah itu, sebab kami tahu jelas siap dalang di balik salah bayar atas lahan kaorahe, tegasnya. (Rosa)

READ  Rumah Istirahat Nelayan di Perbatasan Dotte–Sibenpopo Ambruk, Warga Minta Dinas Perikanan Bertindak.

Share :

Baca Juga

Daerah

Zakir Daeng Barang Bersama Tim Resmi Ambil Formulir Bakal Calon Bupati.

Daerah

Didukung Kades dan Warga, Desa Waleh Tampil Percaya Diri di Open Tournament Lelilef Waibulen.

Daerah

Proyek Masjid Rp941 Juta di Maliforo Mangkrak, Anggaran Diduga Sudah Cair 100 Persen.

Daerah

Video Warga Ungkap Kondisi Hotmix Jalan di Weda, Baru Dua Hari Dikerjakan BisaΒ Terangkat Dengan Tangan.

Daerah

“DLH Halteng Rilis Hasil Uji Air Laut 2024, Logam Berat Masih Di Bawah Ambang Batas”.

Daerah

Organda Halmahera Tengah Salurkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Rinto di Halmahera Selatan.

Daerah

Seruan Aksi LPP Tipikor Maluku Utara, Terkait Dugaan Korupsi di Halmahera Tengah Yang Kian Kronis.

Daerah

Sekda Jaga “Gawang” Bupati dan Sejumlah OPD keluar daerah (Morotai)

You cannot copy content of this page