Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 18 November 2025 - 15:50 WIB

Kuota Haji Halteng Tersisa Empat Orang, Kebijakan Baru Dinilai Terlalu Cepat Diberlakukan.

Selasa, 18 November 2025.16:47 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kebijakan baru penetapan kuota haji oleh Kementerian Haji dan Umrah mulai menimbulkan polemik di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Halmahera Tengah. Dari total 70 calon jamaah haji (CJH) yang sebelumnya terdaftar, kini hanya empat orang yang dinyatakan masuk dalam kuota keberangkatan tahun ini.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Halmahera Tengah, Nurkholis Abubakar, menjelaskan bahwa penetapan kuota haji nasional kini sepenuhnya diatur oleh Kementerian Haji dan Umrah. Kuota ditentukan langsung berdasarkan nomor urut antrean, bukan lagi menggunakan skema proporsional pemerintah daerah seperti yang diberlakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kuota haji sekarang ini diatur oleh Kementerian Haji dan Umrah. Mereka menetapkan secara nasional berdasarkan nomor antrean. Untuk Halteng, dari 70 jamaah, saat ini hanya tersisa 4 orang yang masuk kuota,” jelas Nurkholis.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Nurkholis bersama para CJH mendatangi Komisi I DPRD Halmahera Tengah yang dipimpin Asrul Alting. Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi dan masukan agar DPRD meneruskan rekomendasi tersebut kepada pemerintah pusat untuk mempertimbangkan ulang penerapan kebijakan ini.

“Pada intinya kami tidak menolak. Ini hanya masukan ke pemerintah pusat. Kebijakan ini terlalu cepat diberlakukan, seharusnya ada ruang sosialisasi terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan polemik di daerah,” tegas Nurkholis.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan masa transisi yang lebih proporsional, agar calon jamaah yang telah menunggu bertahun-tahun tidak terdampak secara tiba-tiba.

Ketua Komisi I DPRD Halteng, Asrul Alting, menegaskan bahwa aspirasi tersebut sangat penting dan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah, Kanwil Kemenag Maluku Utara, serta Kementerian Haji dan Umrah RI.

READ  Diam Diam, Warga Dibiarkan Buta Informasi, Proyek Ini Tak Ada Papan Proyek.

“Komisi I sudah menyampaikan hasil pertemuan ini kepada pimpinan DPRD untuk menjadi rekomendasi resmi. Kami juga sudah memutuskan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi langsung ke Kementerian Haji dan Umrah serta kementerian terkait lainnya guna memastikan kejelasan kuota haji tahun 2026 bagi Kabupaten Halmahera Tengah. Insya Allah tanggal 23 kami akan ke Jakarta,” tutup Asrul. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Halteng Tagih Dokumen APBD dan Perbup 2026 ke Pemda.

Daerah

Komunitas Salawaku Halteng, “Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah Banjir Bandang di Kelurahan Rua Kota Ternate”.

Daerah

“Dukungan HAS Malut, Diwilayah Kabupaten Halmahera Tengah Terus Mengalir”.

Daerah

Limbah B3 Jenis Accu Terselip dalam Kontainer Ban Bekas, JPT Mengaku Hanya Tahu Ban Dalam.

Daerah

Rembuk Stunting di Desa Persiapan Era Fagogoru: Sinergi Pemdes, Tenaga Kesehatan, dan Masyarakat Dorong Kesehatan Anak.

Daerah

Publik Desak Polisi Tegas Usut Uang Hilang di Halaman Kantor Bupati.

Daerah

Warga Tahan Truck Pengangkut, Scrab Aluminium Super dan Tembaga Super.

Daerah

“Ketua KNPI Halmahera Tengah Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden”.

You cannot copy content of this page