Ahad, 31 Agustus 2025.12:53 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID –Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Halmahera Tengah, Juardi Salasa, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan yang berkembang di tengah publik, khususnya narasi yang menyebut bahwa polisi dan TNI adalah musuh rakyat.
“Kita harus sama-sama menjaga daerah yang kita cintai ini agar tetap kondusif, sehingga tercipta masyarakat yang aman dan tenteram,” ujar Juardi yang akrab disapa Adi.
Menurutnya, satu hal penting yang harus dipahami bersama adalah bahwa polisi dan TNI bukan musuh rakyat, begitu pula sebaliknya. “Tugas Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat. Sementara TNI bertugas mempertahankan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah, serta melindungi seluruh bangsa Indonesia dari ancaman,” tegasnya.
Lebih lanjut, Juardi menekankan bahwa aksi atau gerakan masyarakat yang bertujuan untuk kesejahteraan publik merupakan hal yang baik dan penting. Bahkan, menurutnya hal tersebut adalah bagian dari esensi demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak keluar dari tujuan sejatinya.
“Demokrasi itu untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu, jangan sampai aksi yang dilakukan justru menimbulkan perpecahan atau gangguan ketertiban umum,” tandasnya.
Juardi juga mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum telah diatur secara jelas dalam UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Undang-undang tersebut menjamin kebebasan warga negara untuk berpendapat sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 28E ayat (3). Namun, kebebasan itu tetap harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan mematuhi ketentuan hukum, menjaga persatuan, serta mengedepankan moral bangsa. (Editor: Rosa).

