Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 27 November 2025 - 21:12 WIB

Kadis DPMPTSP, Buka Bimtek dan Sosialisasi Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS-RBA) Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR).

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Kamis, 27 November 2025.22:09 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus memperkuat reformasi pelayanan perizinan dan pemberdayaan UMKM melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS-RBA) Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR), Kamis (27/11) di Aula Perpustakaan Daerah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala DPMPTSP Halteng, Syamsul Bahri Ismail, S.Sos., M.Si, serta ditutup oleh Kabid PPI Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Zakaria Suronoto, dengan dukungan penuh seluruh jajaran DPMPTSP sehingga pelaksanaan berjalan efektif dan partisipatif.

Bimtek ini merupakan implementasi langsung dari program prioritas Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil, yang menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Dalam platform pembangunan IMS-ADIL, pemerintah menegaskan komitmen untuk:

1. Memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif melalui legalitas usaha yang mudah, bantuan permodalan, pelatihan, dan perluasan akses pasar.

2. Mendorong ekonomi inklusif, di mana masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro dan rumah tangga, mendapatkan peluang yang sama dalam aktivitas ekonomi formal.

3. Mempercepat pelayanan publik dengan modernisasi sistem perizinan berbasis digital dan berbasis risiko.

Dengan demikian, penyelenggaraan Bimtek OSS-RBA bukan hanya agenda teknis, tetapi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun Halmahera Tengah yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera, sesuai arah kebijakan RPJMD.

Guna memperluas pemahaman teknis peserta, kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan yang memaparkan standar keamanan pangan, sanitasi, serta persyaratan kesehatan untuk usaha makanan dan minuman—kategori yang paling banyak digeluti pelaku UMKM di Halteng.

Selain itu, PT Midi Indonesia (Alfamidi) juga dihadirkan untuk memberikan gambaran mengenai standar kemitraan ritel modern. Penjelasan meliputi kualitas produk, kelayakan kemasan, proses kurasi, hingga potensi UMKM lokal masuk jaringan pemasaran Alfamidi. Informasi ini menjadi penting dalam mendukung visi pemerintah membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku UMKM.

READ  Warga Tahan Truck Pengangkut, Scrab Aluminium Super dan Tembaga Super.

Selama sesi dialog, para pelaku UMKM dan peserta lainnya mengajukan sejumlah pertanyaan teknis, mulai dari pendaftaran akun OSS-RBA, klasifikasi tingkat risiko usaha, hingga pengunggahan dokumen penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar.

Pegawai DPMPTSP turun langsung membantu peserta memahami alur perizinan, memastikan setiap pelaku usaha mampu menuntaskan proses legalitas tanpa hambatan.

Dalam penutupan kegiatan, Zakaria Suronoto menegaskan bahwa DPMPTSP Halteng akan terus menjalankan amanat Bupati dan Wakil Bupati untuk mempermudah layanan perizinan, memperkuat kapasitas UMKM, dan menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan terukur.

“Kami berharap peserta tidak sekadar memahami teori, tetapi langsung mengurus legalitas usaha melalui OSS-RBA. Pemerintah daerah telah menyiapkan skema pendampingan berkelanjutan demi memastikan UMKM kita naik kelas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Halmahera Tengah menegaskan bahwa sektor UMKM bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi jantung ekonomi lokal yang harus ditata, diperkuat, dan diberi ruang untuk berkembang.

Bimtek OSS-RBA menjadi bukti bahwa agenda besar IMS-ADIL untuk ekonomi rakyat tidak berhenti pada retorika, tetapi diterjemahkan ke langkah-langkah konkret di lapangan—dari penyederhanaan perizinan, peningkatan kapasitas usaha, hingga kemitraan dengan sektor swasta.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua PGRI Kabupaten Halmahera Tengah Tegaskan, Larangan Pungutan Saat Penerimaan Siswa Baru.

Nasional

Prof Subhan Anggap Momentum Hari Pahlawan 2022 adalah Tantangan Bagi Pejuang Muda Kelola Kekayaan Alam Indonesia

Daerah

Perpisahan Siswa Siswi Taman Kanak kanak Kuleyevo.

Daerah

Waka Polres Halteng Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Kie Raha 2024 – 2025.

Daerah

Warga Sagea dan Kiya Kembali Gelar Aksi, Bergerak dari Kantor Camat Weda Utara Menuju PT MAI.

Daerah

Hangat dan Penuh Haru, Pemkab Halteng Gelar Penjemputan Jamaah Haji di Kediaman Bupati.

Daerah

Penjabat Bupati Sebut, “PLT Itu Harus Sesuai Kompetensi Bukan Selera Pimpinan”.

Daerah

Aksi Mulia, Syahrizal Zalil, Tangani ODGJ.

You cannot copy content of this page