Senin, 24 November 2025.11:02 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Polemik soal satu unit mobil dinas Desa Kobe terus bergulir. Mobil yang diberikan pemerintah daerah itu disebut warga sudah lama rusak dan dibiarkan begitu saja di dekat salah satu kafe, hingga menimbulkan tanda tanya: benarkah kendaraan itu sedang diperbaiki, atau sebenarnya tak terurus?
Kepala Desa Kobe, Lambertus Hasan, melalui pesan WhatsApp kepada Pers Tipikor.id pada Senin (24/11) pukul 08.56 WIT, ia membantah tudingan bahwa mobil tersebut terbengkalai.
“Itu bukan dibiarkan. Mobil sementara dalam perbaikan, dan kami masih menunggu beberapa alat yang sedang dipesan,” tulis Lambertus.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan dikerjakan oleh seorang bernama Tahrin. Posisi mobil yang berada di dekat kafe, katanya, hanya soal kebetulan semata.
“Itu Tahrin yang bikin. Lambertus juga meminta, jangan sorot kafenya, cuma kebetulan Tahrin parkir di situ. Ada kerja itu, cuma kesannya mobil ada di kafe,” jelas Lambertus dalam pesannya.
Kades juga mengatakan, bahwa beberapa komponen mobil sulit didapat sehingga harus dipesan dari Surabaya.
“Cek baik-baik dulu. Telepon Tahrin, supaya penjelasannya jelas. Yang saya tahu, itu lagi dalam pekerjaan,” tambahnya.
Namun, keterangan Kades berbanding terbalik dengan temuan lapangan. Saat Pers Tipikor.id melakukan pengecekan langsung di lokasi, tidak terlihat aktivitas perbaikan sedikit pun. Tidak ada mekanik, tidak ada peralatan bengkel, dan mobil tampak terparkir tanpa tanda-tanda pengerjaan.
Kontrasnya keterangan dan fakta inilah yang kembali memunculkan pertanyaan: Apakah mobil dinas itu benar-benar sedang diperbaiki, atau justru terbengkalai tanpa kejelasan? (Editor: Rosa).






