Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 4 Agustus 2025 - 18:19 WIB

Bupati Halteng Buka Rakor Komunitas Belajar Guru 2025: Kolaborasi Jadi Kunci Mutu Pendidikan.

Senin, 4 Agustus 2025. 19:14 WIT.HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Komunitas Belajar Guru Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangaji, M.Si, pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 17.30 WIT.

Bertempat di aula pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muksin Ibrahim, Sekretaris Dinas Purnamingsi Ishak, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ridwan Samsudin, Kepala Bidang Kebudayaan Hadijah Ahmad, serta dua narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara: Indrianty Marsaoly (PIC BPMP Malut) dan Buksi Lumbessy.

Dalam laporan pembukaannya, Muksin Ibrahim menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 115 peserta yang terdiri dari para guru PAUD/TK, SD, dan SMP se-Halmahera Tengah. Para peserta berasal dari berbagai satuan pendidikan yang aktif dalam program Komunitas Belajar Guru.

Bupati Halmahera Tengah, dalam sambutannya, menegaskan bahwa rakor ini sangat strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarguru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa.

“Rapat koordinasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan forum penting untuk menyamakan persepsi, menyusun rencana kerja komunitas belajar tahun 2025, hingga berbagi praktik baik dalam pembelajaran,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya diskusi terbuka mengenai tantangan pendidikan di lapangan serta pencatatan rapat yang rapi sebagai bagian dari pelaporan ke Platform Merdeka Mengajar (PMM).Beberapa poin penting yang dibahas dalam rakor antara lain:

1. Tujuan dan manfaat komunitas belajar bagi peningkatan mutu pembelajaran;

2. Agenda dan rencana kerja komunitas belajar tahun 2025;

READ  Mengapa Harga Pertamax di Weda Lebih Mahal daripada di Lelilef?

3. Praktik baik dalam mengajar dan pengelolaan kelas;

4. Tantangan serta solusi yang dihadapi para guru di lapangan;

5. Pentingnya dokumentasi rapat sebagai bukti dukung pada PMM.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Belajar Guru diharapkan semakin solid sebagai ruang kolaboratif dan reflektif bagi para pendidik dalam menjalankan tugas profesional mereka.

“Dengan semangat kolaborasi, komunitas belajar menjadi salah satu kekuatan dalam menciptakan pendidikan yang lebih bermutu dan relevan di Halmahera Tengah,” tutup Bupati.

Laporan: RI.Halteng. Editor: Rosa

Share :

Baca Juga

Daerah

Rp.7 Miliar Lenyap di Jalan? Trotoar Kota Weda Dirusak Waktu.

Daerah

ANBK Paket C 2025 Digelar di SMP Negeri 1 Weda, SPNF-SKB Halteng Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan.

Ekonomi

Sejumlah ASN RSUD Weda Keluhkan TPP Mereka Dipotong.

Daerah

Disinyalir Serampangan, Proyek RTLH Desa Umiyal, Penegak Hukum Diminta Usut.

Daerah

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) DERMAGA MESSA HARUS DIMINTAI KETERANGAN.

Daerah

Sekum PP FPTI Tiba di Ternate, Cek Kesiapan Rakernas 5–7 Desember.

Daerah

Investigasi Pers Tipikor.id: Ke Mana Perginya Setengah Miliar Uang Rakyat Halteng?

Daerah

Pernyataan Sikap Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia.

You cannot copy content of this page