Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Rabu, 9 Agustus 2023 - 15:49 WIB

Tak Mengindahkan Edaran Bupati, Direktur RSUD Weda Layak Dinonjob.

Rabu, 9 Agustus 2023.16:43 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Sebelumnya Penjabat Bupati Kabupaten Halmahera Tengah Ir. Ikram Malan Sangadji telah mengeluarkan edaran terkait, “PELAYANAN GRATIS BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU”.

Surat edaran yang di keluarkan pada tanggal 10 Juli 2023 dengan memuat sejumlah poin penting seperti:

1. Mulai 10 Juli 2023, setiap masyarakat Halmahera Tengah yang menjalani perawatan rawat jalan maupun rawat inap di RSUD Weda dan belum memiliki Jaminan kesehatan, akan diberikan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

2. Pelayanan gratis diberikan kepada pasien dengan melampirkan KTP/KIA (Kartu identitas anak) KK Asli dan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kepala desa.

3. Pelayanan gratis dikecualikan bagi karyawan IWIP beserta karyawan Outsorcingnya.

4. Apabila pasien/masyarakat tidak mampu yang kemudian dirujuk ke Rs rujukan, maka biaya perjalanan ditanggung oleh Rumah Sakit.

5. Tetap lakukan pengecekan terhadap setiap KTP/NIK yang diajukan oleh pasien untuk mengetahui aktif tidaknya jaminan kesehatannya

6. Pelayanan gratis ini, dilaporkan oleh kepala ruangan secara berkala (Setiap hari) kepada Pj pelayanan dan penunjang medik untuk dilaporkan ke direktur.

Namun, sangat miris masih ada ulah nakal yang terjadi di RSUD Weda, dengan melakukan Pungli terhadap pasien seperti yang diberitakan sebelumnya.

Samgar, salah satu warga mengaku binggung penerapan surat edaran Pj Bupati. Hal ini dikarenakan, ketika anaknya melakukan kontrol saat selesai di operasi, tapi masih ada juga biaya pendaftaran dan pengobatan yang dikenakan pihak RSUD Weda.

Pada 1/8/2023, hal yang sama terjadi juga pada salah satu pasien yang beribat namun masih dikenakan tarif.

Terpisah ketua tim investigasi Perskpktipikor. Com Hendro Said Gege mengatakan, dengan adanya kasus ini, Penjabat Bupati Bapak Ir. Ikram Malan Sangadji harus mengambil langkah tegas, agar segera menonjobkan Direktur RSUD Weda, karena dia direktur tidak mengontrol, ujarnya.

READ  Uang Rakyat Hangus di Jalan Rusak: BPK Temukan Kebocoran Rp.1,48 Miliar.

Katanya lagi, direktur itu sudah layak di nonjob, koq ada edaran Penjabat Bupati, tapi masih saja ada ulah yang terjadi, inikan miris. Dan bagaimana lagi kata masyarakat kalau Direktur RSUD Weda selaku penanggugjawab tidak mengontrol hal tersebut.

Jelasnya, edaran itu juga sudah sangat sesuai dengan program Penjabat Bupati, tapi masih saja ada yang bandel serta mengindahkan edaran tersebut, ini bisa di kategorikan Pungli, maka tidak bisa lagi di tolelir, tegasnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Rosalina Sangaji Wakili IWIP Terima Satya JKN Award 2025, Bukti Komitmen Perusahaan terhadap Kesejahteraan Karyawan.

Daerah

Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Tapi Unsur Pidana Bendahara Belum Tersentuh: Ada Apa dengan Kepolisian?

Daerah

Kapolres Halteng Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Lewat Doa Bersama.

Nasional

KPK dan Kemendes Perkuat Pengawasan Dana Desa

Daerah

Menyikapi Terkait Viralnya Kejadian Didesa Sosowomo, Bawaslu Halteng, “Tindakan Ini Tidak Dapat Dibenarkan Apapun alasannya”.

Daerah

Jajaran DPC PKB Halmahera Tengah, “Ucapkan Selamat atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah”.

Daerah

Didampingi, Kejaksaan Dan Konsultan, Dinas Pertanian Monitoring Sejumlah Proyek.

Daerah

Kegiatan OSN-O2SN, Halmahera Tengah Berakhir.

You cannot copy content of this page