Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Geger! Karyawan IWIP Ditemukan Tewas di Kebun Sagu Walakleu, Sempat Dilaporkan Hilang.

Jum’at, 9 Oktober 2026. 08:45 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Seorang karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), La Rano (33), ditemukan meninggal dunia di kawasan Kebun Sagu Walakleu, Desa Sawai Itepo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026), sekitar pukul 12:00 WIT.

Informasi penemuan jenazah tersebut diperoleh saat Pers Tipikor.id mengkonfirmasi Kapolsubsektor Weda Tengah, IPDA Abdul Rajak Jauhati, S.H., M.H., melalui pesan WhatsApp.

Jenazah korban ditemukan di sekitar aliran kali yang telah mengering di kawasan kebun sagu tersebut. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan, perubahan warna kebiruan, dan pembusukan.

Peristiwa itu bermula ketika seorang anak bersama tiga rekannya sedang mencari ikan di sekitar aliran kali yang mengering. Mereka kemudian melihat sesosok mayat dan menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat setempat.

Setelah menerima laporan, personel Polsubsektor Weda Tengah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan sejumlah saksi.

La Rano diketahui berdomisili di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, dan bekerja sebagai karyawan PT IWIP.

Berdasarkan keterangan Amal Saleh, kerabat korban, La Rano meninggalkan tempat tinggalnya sejak Jumat, 18 September 2026, dengan rencana pulang ke kampung halamannya di Buton karena sedang sakit.

Menurut keterangan kerabatnya, korban sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan di klinik PT IWIP dan menyampaikan bahwa dirinya mengalami kekurangan trombosit.

Setelah korban tidak dapat dihubungi, pihak keluarga melakukan pencarian dan melaporkan kehilangan korban ke Polsubsektor Weda Tengah pada 19 September 2026.

Hampir tiga pekan kemudian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Kebun Sagu Walakleu.

READ  Proyek Jalan Bantaran Kali Yefetu Dipalang Warga, Gara-Gara Ganti Rugi Tanah Belum Dibayar.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Kepolisian juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Halmahera Tengah guna mendalami peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab dan waktu pasti kematian korban belum diketahui. Informasi mengenai kondisi kesehatan korban sebelum menghilang juga belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematiannya.

Pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap fakta di balik penemuan jenazah tersebut sekaligus memberikan kejelasan kepada keluarga korban.

Pers Tipikor.id akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan menyampaikan informasi lanjutan berdasarkan keterangan resmi pihak berwenang.
(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hak Warga Terkatung-katung, DPRD Halteng Siapkan Rapat Khusus Bongkar Persoalan Lahan.

Daerah

Kapolsubsektor Weda Utara Berbagi Sembako, Ringankan Beban Warga di Bulan Ramadhan.

Daerah

Halmahera Tengah Melaju ke Partai Final PBSI Piala Gubernur Maluku Utara.

Daerah

FPTI Maluku Utara Unjuk Kekuatan: Cetak Pelatih Nasional, Kirim Atlet ke Kejurnas, dan Siap Gelar Rakernas 2025.

Daerah

“Pelabuhan Sagea Diduga Jadi Jalur Pemuatan Ban Bekas? Warga Bongkar Dugaan Pelanggaran”.

Daerah

Bertahun Tahun Warga Desa Umiyal Nikmati Pelayanan Listrik Berlaku 6 Jam.

Daerah

Serapan ADD Tahap Satu Desa Palo Kecamatan Patani Timur Terkesan Kabur.

Daerah

“Baru 108 Sertifikat Terbit, DPRD Diminta Awasi Aset Tanah Pemkab Halteng yang Belum Jelas”.

You cannot copy content of this page