Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 13 Januari 2025 - 21:36 WIB

Disinyalir Minim Pengawasan, Satu Unit RLH Tak Tuntas.

Senin, 13 Januari 2025.22:34 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.IDD.
Tahun 2024, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) menggelontorkan anggaran puluhan miliar untuk pembangunan Rumah Layak Huni (RLH).

Akan tetapi, disinyalir lemahnya fungsi pengawasan ditemukan salah satu rumah layak huni dari tahun 2024 tak kunjung selesai dibangun oleh pihak kontraktor.
“Bisa diduga Disperkim tak mampu mengawasi hingga RLH itu tidak selesai, ujar Yuswanto.

Ia kemudian dengan nada tegas mengatakan, kalau semacam ini tidak ada alasan yang harus di tepis oleh Dinas terkait, sebab setiap pekerjaan proyek tentunya ada ketentuan, waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir pekerjaan. Bahkan di sekitar lokasi RLH yang di bangun tidak ada papan proyek, jelasnya.

Proyek RLH dengan alamat Desa Fidijaya Kecamatan Weda tepatnya depan penginapan renfani tersebut kondisinya sangat miris. Oleh karena itu, Kadis Perkim harus tegas mengevaluasi kontrkator yang mengerjakan proyek RLH tersebut, harapnya.

“Proyek dari 2024 sampai sekarang tidak tuntas. Karena itu Ia menduga anggaran proyek RLH ini telah di libas habis pihak kontraktor”.

Yuswanto juga, meminta agar DPRD Kabupaten Halmahera Tengah jangan diam melihat kondisi seperti ini. 

Terpisah Kadis Perkim Abdullah Yusuf ketika di konfirmasi mengatakan, besok baru kita bersama-sama cek lokasinya.
(Rosa).

READ  Distan Bersama Kejari Halteng dan Konsultan Monitoring Sejumlah Proyek.

Share :

Baca Juga

Daerah

Sebagai Bentuk Protes, Warga Bakar Sampah Dijalan.

Daerah

Demi Kepentingan Pribadi, Dua oknum Kades Nekat Minta Uang Ke Perusahaan

Daerah

Bhabinkamtibmas Desa Fidijaya Berhasil Amankan Miras Di Kos-Kosan.

Daerah

Giat Sosialisasi Bhabinkamtibmas Desa Were, “Mencegah Gangguan Kamtibmas”.

Daerah

Marak di Lingkar Tambang, Arena Judi Sabung Ayam di Lelilef Sawai Dibongkar Polisi.

Daerah

Akibat Salah Paham, Mantan Karyawan PT Indosino Berdamai.

Daerah

Sungai Yefetu Berpotensi Meluap, Warga Minta Pemda dan DPRD Segera Turun Tangan.

Daerah

Jalan Menuju Kos Kosan Mantan Wakil Bupati Dikepung Banjir, Warga Diminta Berhati-hati.

You cannot copy content of this page