Kamis, 15 Agustus 2024.18:55 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun 2024 .

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Junaidi Gailea, S.PdI dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek RKAS ini dilaksanakan selama 3 Hari dimulai dari tanggal 15 sampai dengan 17 Agustus 2024 bertempat di Aula SDN 1 Weda dengan jumlah peserta 194 Orang yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah Tingkat Satuan Pendidikan SD dan SMP Se-Kabupaten Halmahera Tengah.

Kegiatan Pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Ridwan Saliden, Sekretaris Dinas Drs. Daud Arif dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GT) Ridwan Syahrudin, S.Pd. Kegiatan Bimtek RKAS di buka langsung secara resmi Oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Ridwan Saliden.
Kadis Dikbud dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek RKAS ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun rencana kerja dan anggaran yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku maka harapkan dapat mendukung tercapainya tujuan dan program kerja yang telah ditetapkan.
Bimbingan teknis penyusunan RKAS dapat mencakup materi-materi seperti:
Penyusunan RKAS/RKAS berbasis data, Tata cara mengoperasikan aplikasi RKAS. RKAS adalah sistem informasi yang dibuat oleh Kemdikbudristek untuk membantu satuan pendidikan dalam melaksanakan administrasi penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana bantuan operasional sekolah. RKAS memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan, dan pelaporan, tambahnya.
Aplikasi RKAS merupakan sebuah sistem informasi yang dibuat untuk menangani masalah manajemen keuangan sekolah mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian.
Dengan sistem yang terdistribusi diharapkan berbagai pihak yang terlibat mampu berkoordinasi dengan baik. Capaian output terakhir yang diberikan sistem informasi ini adalah pelaporan, dimana setiap report yang dihasilkan sudah disesuaikan dengan format yang dikeluarkan pemerintah, tutupnya. (Rosa).





