Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 19 September 2024 - 23:08 WIB

Akibat Tak Percaya Kepada Kontraktor Dan Membuat Sakit Kepala, Kalak BPBD Ambil Alih Proyek RLH.

Kamis, 19 September 2024.00:3 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Proyek pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tahun anggaran 2023 di Kecamatan Patani dan Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah yang sebelumnya tak beres, terpaksa diambil alih oleh BPBD Kabupaten Halmahera Tengah.

Hal tersebut seperti pekerjaan proyek RLH di Kecamatan Patani Desa Yeisowo dan Desa Yendeliu, sebagai kontraktor, Fahris Badar.
Dan RLH di Kecamatan Patani Utara Desa Persiapan Dusun Santosa, sebagai kontraktor Aco.
Berikut proyek RLH, sebagai kontraktor Mustakim.
Dan Hasan Sidik, lokasi Proyek RLH Desa Bakal Jaya.

Kalak BPBD Halmahera Tengah Rais Hi. Musa ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terpaksa mengambil alih proyek-proyek tersebut, “Saya sudah cek semua hanya beberapa pekerjaan yang belum tuntas, makanya saya perintahkan untuk secepat di selesaikan sebelum akhir tahu anggaran 2024.

Ketika ditanyakan, apakah termasuk proyeknya Fahris Badar, Aco, Mustakim dan Hasan Sidik, pihak BPBD dalam hal ini Pak Kalak yang tanggani langsung atau mereka para kontraktor yang kerja?

Kalak BPBD Rais Hi. Musa, Itu langsung saya tangani saya tara percaya pa dorang lagi, dong bikin saya kapala sakit, tulisnya.

Kalau seperti ini, kata Amat, seharusnya Kalak BPBD Pak Rais, memberikan sanksi kepada kontraktor yang menerima pekerjaan tapi tidak bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan proyek, bukan serta merta ambil alih walaupun sisa anggaran dari tiap proyek itu masih ada, tegasnya. (Rosa).

READ  Bukti Baru: Pengguna Anggaran Sahkan Pencairan Termin IV Proyek Islamic Center Halteng.

Share :

Baca Juga

Daerah

SELAIN PERBUP GILA MINTA DIBATALKAN, PJ BUPATI JUGA DIMINTA COPOT DIREKTUR RSUD WEDA.

Daerah

“Pokir DPRD Disorot KPK, Data MCP Ungkap Lemahnya Tata Kelola di Halmahera Tengah”.

Daerah

Mengapa Harga Pertamax di Weda Lebih Mahal daripada di Lelilef?

Daerah

Dugaan Ada Pemufakatan Jahat Dibalik, Pemaksaan Memasukan Hibah Dan DBH

Daerah

Mafia Lahan Perusak Perusahaan Ternama (Iwip) Di Halmahera Tengah Bakal di Bongkar Habis

Daerah

FPII Jawa Barat Desak Penegakan Hukum: Intimidasi Terhadap Jurnalis Sukabumi Harus Ditindak Tegas.

Daerah

Pasca Terjadinya Longsor di Parangloe, Warga dan Tim Gabungan Kembali Temukan 2 Korban Jiwa

Daerah

Cegah Stunting Melalui PAUD Berkualitas, Menuju Generasi Emas.

You cannot copy content of this page