Kamis, 7 Agustus 2025.10:15 WIT
HAL-TENG –PERS TIPIKOR.ID – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 bagi peserta didik Paket C resmi digelar oleh Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Kabupaten Halmahera Tengah. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus 2025, bertempat di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Weda.

Sebelum masuk ke tahapan utama, para peserta terlebih dahulu menjalani gladi bersih selama dua hari pada bulan Juli. Simulasi ini bertujuan memastikan kesiapan teknis perangkat dan pemahaman siswa terhadap sistem ANBK.
“Gladi bersih sudah dilakukan pada bulan Juli selama dua hari, dan kegiatan inti berlangsung tanggal 6 hingga 7 Agustus. Semua jadwal ini langsung dari pusat,” ujar Nurlaela Malan, penanggung jawab ANBK SPNF-SKB Halteng saat ditemui di lokasi pelaksanaan, Kamis (7/8/2025).
Nurlaela menjelaskan, “karena sarana dan prasarana kami belum memadai, maka untuk sementara kami menggunakan fasilitas dari SMP Negeri 1 Weda,” lanjutnya.
Meski dilaksanakan dengan segala keterbatasan, pelaksanaan ANBK Paket C tahun ini tetap mengacu pada regulasi nasional. Nurlaela menegaskan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari amanat Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional, yang mewajibkan seluruh satuan pendidikan – baik formal maupun nonformal – untuk mengikuti asesmen sebagai bentuk evaluasi mutu pendidikan.
Selain itu, penyelenggaraan pendidikan kesetaraan juga memiliki payung hukum yang kuat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam Pasal 26 ayat (3) disebutkan bahwa pendidikan nonformal berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal, dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.
Memasuki hari kedua atau hari terakhir pelaksanaan ANBK, suasana ruang laboratorium tampak tertib. Peserta mengikuti asesmen dengan serius, didampingi penuh oleh guru dan teknisi SMP Negeri 1 Weda. Koordinasi yang solid antara SPNF-SKB dan pihak sekolah menjadi kunci suksesnya pelaksanaan tahun ini.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan peserta mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh,” ucap Nurlaela.
Ia berharap ke depan SPNF-SKB Halmahera Tengah dapat menyelenggarakan ANBK secara mandiri tanpa harus bergantung pada sekolah lain, tentu dengan dukungan sarana yang lebih memadai dari pemerintah daerah maupun pusat.
Pelaksanaan ANBK Paket C ini menjadi bukti komitmen SPNF-SKB Halteng dalam menjamin mutu pendidikan kesetaraan, sekaligus menegaskan bahwa setiap warga negara berhak atas layanan pendidikan yang layak dan bermutu – tanpa terkecuali. (Editor: Rosa).


