Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 8 Maret 2025 - 00:22 WIB

Lima Tahun Terbengkalai Warga Keluhkan Jembatan di Desa Kulojaya.

Sabtu, 08 Maret 2025. 01:16 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Jembatan di Desa Kulojaya, yang telah terbengkalai selama kurang lebih lima tahun, menjadi sorotan warga setempat.

Jembatan yang awalnya dibangun untuk mempermudah akses kini dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa perbaikan, menghambat mobilitas masyarakat.

Berdasarkan pantauan Pers Tipikor.id di lokasi pada 07/03/2025, kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan. Bagian lantai jembatan sampai dengan saat ini tidak dikerjakan bahkan beberapa bagian struktur terlihat mulai rapuh.

“Sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari. Anak-anak sekolah harus melewati jembatan darurat yang kami buat,” ujar, salah satu warga Desa Kulojaya.

Menurut warga, proyek jembatan ini sempat dikerjakan tetapi terhenti tanpa alasan yang jelas.

“Deli salah satu warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan ini,” harapnya.

Warga berharap dengan adanya pemberitaan ini, pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jembatan tersebut. (Rosa).

READ  Terungkap Perempuan Muda, Memakai Kaos Palu Arit Berhasil Ditangkap.

Share :

Baca Juga

Daerah

Deforestasi Disinyalir Mengancam Objek Wisata Boki Maruru Dan Aliran Sungai Sagea.

Daerah

Proyek RLH Mandek, DPRD Halmahera Tengah Didukung Surati Penegak Hukum.

Daerah

Muhamad Lukman Edy, Mantan Sekjen PKB di Polisikan.

Daerah

Sakir Hi Ahmad Tegas: Jalan Gunung Tabalik Wajib Jadi Prioritas Utama Pemda.

Daerah

Bekerja Sama Dengan DLH Kota Ternate, FPTI Malut Gelar Pembersihan Tebing Sampalo.

Daerah

Adanya Isu Aktivitas Human Trafficking, dan PeningkatanKasus HIV/AIDS, Anak Muda Kota Weda (PNU WERE) Angkat Bicara.

Daerah

Kapolres Halmahera Tengah Tegaskan Peran Pemuda untuk Indonesia Maju di Hari Sumpah Pemuda ke-97.

Daerah

Fisik Baru 38 Persen, Dana Cair 100 Persen — Kejati, Polda, Kejari, dan Polres Ditantang Ungkap Otak Pencairan di Dinas PUPR Halteng.

You cannot copy content of this page