Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 11 Februari 2025 - 21:41 WIB

Berkunjung ke PT IWIP dan PT METADPRD Halteng Bahas Isu Kecelakaan Kerja dan Perekrutan Tenaga Lokal

Selasa, 11 Februari 2025. 22:37 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Tengah Komisi I, II, dan III kunjungan kerja ke PT IWIP dan PT META Sepoh.

Selasa 11 Februari 2025, rombongan DPRD dipimpin oleh Wakil Ketua I, Munadi Kilkoda didampingi Wakil Ketua Komisi I, Putra Sian Arimawa, serta anggota DPRD lainnya, yakni Sadri Kobul dan Kabir Kahar.

Dalam kunjungan ke PT IWIP, DPRD menyoroti insiden kecelakaan kerja yang menyebabkan dua karyawan PT RIM meninggal dunia.

Wakil Ketua Komisi I, Putra Sian Arimawa, mengatakan pihaknya meminta klarifikasi langsung dari manajemen PT IWIP terkait kronologi kejadian tersebut.

“Kami ingin mendapat penjelasan dari pihak perusahaan mengenai insiden ini. Selain itu, kami juga mengusulkan solusi terkait permasalahan sampah di kawasan lingkar tambang,” ujar Putra Sian Arimawa.

Manajemen PT IWIP menjelaskan bahwa investigasi kecelakaan sedang ditangani oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) dan Inspektur Pertambangan.

“Jaminan kematian untuk korban telah kami urus dan akan segera diserahkan kepada ahli waris,” ungkap perwakilan IWIP.

Mengenai pengelolaan sampah, pihak perusahaan mengklaim telah menyiapkan armada untuk mengangkut sampah setiap lima hari sekali dan memiliki rencana jangka panjang untuk optimalisasi pengelolaan limbah di Kecamatan Weda Tengah.

“DPR sarankan ke IWIP supaya diangkut setiap 2 kali dalam 1 minggu di wilayah lelilef, lokulamo dan gemaf.

Selanjutnya, dalam pertemuan dengan PT META, DPRD menyoroti kebijakan perekrutan tenaga kerja yang dinilai kurang melibatkan masyarakat lokal. Menurut mereka, tenaga kerja di PT META lebih banyak berasal dari luar Halmahera Tengah, bahkan luar Maluku Utara.

“Kami meminta manajemen PT META mengevaluasi kebijakan ini. Jika tidak ada langkah perbaikan, DPRD dan Pemda akan mengambil tindakan tegas,” kata Putra Sian Arimawa.

READ  Sius Soroti Keterbukaan Data: Publikasi Terlambat Jadi Titik Kelemahan OPD, Sudah Diserang Baru Buka-Bukaan.

Menanggapi hal ini, PJO PT META, Hartono, menjelaskan bahwa kebutuhan utama perusahaan adalah operator alat berat.

“Kami sudah berupaya membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar dengan berkomunikasi bersama humas perusahaan dan desa setempat. Namun, jumlah pelamar dari daerah ini masih sangat sedikit,” katanya.

Karena kebutuhan operasional yang mendesak, perusahaan akhirnya merekrut tenaga kerja dari luar Halmahera Tengah agar produksi tetap berjalan.

DPRD berharap perusahaan tambang di daerah tersebut dapat lebih memberdayakan tenaga kerja lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Direktur Cv. Tamas Berkah (La Boi) Diduga Panik.

Daerah

Kuat Dugaan,Tuan Rumah Rakorda BPBD Se-Provinsi Maluku Utara,Tak Ada Kesiapan,

Daerah

Karya Bakti TNI AD Resmi Bergulir di Halteng, Wujud Sinergi TNI dan Pemda Bangun Negeri.

Daerah

Ketua PBSI Halteng, Busran Hanafi, Sampaikan Terima Kasih Kepada Pemda Halteng.

Nasional

Rektor Unhas, Jurnalis, Kekerasan Seksual dan Sistem Proteksi Diri Whistleblower

Daerah

TERUNGKAP, SALAH SATU WISATAWAN TENGGELAM DAN HILANG.

Daerah

Ketua PGRI Kabupaten Halmahera Tengah Tegaskan, Larangan Pungutan Saat Penerimaan Siswa Baru.

Daerah

Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah Syukuran Peringati Hari Kejaksaan RI Ke – 79

You cannot copy content of this page