Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 5 September 2024 - 09:29 WIB

Terungkap, Percakapan Digroup WhatsApp, Bawaslu Diminta Tindaklanjuti.

Kamis, 05 September 2024.10:15 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR ID.             Bawaslu Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dituntut bekerja ekstra gegara ketidak netralan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Daerah ( Pemda) Halmahera Tengah (Halteng).

Pasalnya,  beberapa hari terakhir ini terungkap sejumlah ASN dan Aparat Desa tidak lagi menjaga netralitas dengan memposting di media sosial (Medsos)
mendukung salah satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.

Menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya mengatakan, yang disampaikan
salah satu kabid di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah,
Lutfi Tutupoho, dengan menghimbau kepada pendukung dan kelurga agar jangan hadir dalam acara pelantikan tim di Desa Loleo, pada akhirnya muncul penjelasan digroup WhatsApp.

Begini kata Hakim, ” Beberapa ASN yang tergabung dalam group Elang Rahim……Ini bisa dipakai sebagai filter untuk nama- nama yang tergabung WAG Ims Adil”.

Sumber kemudian menambahkan, bisa jadi apa yang disampaikan Lutfi Tutupoho, karena keluar (Bocor keluar), maka digroup Hakim mengatakan harus di croscek kembali yang mana pendukung Elang Rahim mana pula pendukung IMS Adil.

Kata salah satu warga yang mengaku bernama Amat mengatakan, kalau dilihat dari aturan ini diduga kuat telah melanggar netralitas selaku ASN.

“Karena itu, kiranya pihak Bawaslu Kabupaten Halmahera Tengah melakukan penelusuran dan mengkaji dugaan pelanggaran tersebut”, jelasnya. (Rosa).

READ  Pelayanan Publik Terhambat, Warga Kritik Sikap Camat Weda.

Share :

Baca Juga

Daerah

Proyek Air Bersih Tak Tuntas, Anggaran Disinyalir Cair 100%, Aparat Hukum Segera Tindak.

Daerah

Sarat Rekayasa, SP2D Jebol: Kelebihan Debet Rp 20 Juta di Proyek RTLH Halteng.

Daerah

“Pendidikan Dibilang Prioritas, Tapi Rp86,4 Miliar Tak Terserap”, Ada Apa?

Daerah

Proyek Penimbunan Lapangan Bola Desa Air Salobar Tak Layak Pakai, Pengawasan Dispora Dipertanyakan.

Daerah

Proyek Rp 4,993 Miliar di Weda Ambruk, Garis Hitam-Kuning Dipasang, Asal-Usulnya Misterius.

Daerah

Dana Lahan Restan Rp1 Miliar Lebih Tak Transparan, Warga Kulojaya SP 3 Geruduk Kantor Desa!

Daerah

Sarat Kecerobohan, Proyek Dengan Anggaran Rp. 6 Miliar Lebih Mulai Rusak.

Daerah

Aliansi APPK Malut Serukan Aksi Desak Kapolda Usut Dugaan Konspirasi Hilangnya Uang Daerah.

You cannot copy content of this page