Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 21 Agustus 2024 - 18:59 WIB

Proyek Drainase Mengunakan Konstruksi U-Ditch Tahun Anggaran 2023 Disinyalir Sarat Kejanggalan.

Rabu, 21 Agustus 2024.19:43 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR. ID.               Proyek pembangunan drainase Kota Weda dengan kode tender 3251729, sumber dana APBD Kabupaten Halmahera Tengah tahun anggaran 2023 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diduga sarat kejanggalan.

Oplus_0

Proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp.9.000.000.000,00,-  nilai kontrak sebesar Rp.8.882.955.000,00,- dikerjakan oleh CV Zhafirah Persada dengan nomor kontrak: 600/42/SPP/DRAIN-SDA/APBD-P/DPUPR-HG/XII/2023, dengan masa pelaksanaan 26 hari kalender.

Oplus_0

Berdasarkan sumber terpercaya proyek dengan mengunakan konstruksi U-Ditch tersebut diduga sarat kejanggalan mulai dari pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir pekerjaan mengalami keterlambatan waktu.

Oplus_0

“Ini patutu kiranya jadi perhatian semua pihak, apalagi proyek tersebut berada dalam kota Weda, bahkan proyek tersebut minim pengawasan dari pihak terkait”.

oplus_0

Terpisah, kata Amat salah satu warga Desa Fidijaya proyek drainase itu untuk pemasangan tidak tertata secara baik.

Oleh karenanya, kalau setiap pekerjaan proyek yang mengunakan anggaran dari pajak yang masyarakat bayar, patut kiranya sebagai warga kami meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) Polda Malut, Kejati Malut, Kejaksaan Halteng dan Polres Halteng memanggil pihak- pihak terkait untuk dimintai keterangan kendala apa sehingga proyek tahun 2023 sampai dengan Agustus 2024 belum tuntas, harapnya.

Sampai berita ini terpublikasi, Pers Tipikor.id belum dapat mengkonfirmasi pihak pelaksana. (Rosa).

READ  Ruang Kantor Dinas Pendidikan Halmahera Tengah Dibongkar, Satu Laptop Raib.

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Kuat Gunakan Material Tak Berizin dan Tanpa Papan Proyek, Bronjong Gunung Ake Ici Jadi Sorotan.

Daerah

“Klarifikasi Direktur Utama PT Novavil, Sekaligus Tegaskan Komitmen Penuhi Hak Jamaah”.

Daerah

Pemdes Desa Gemaf Disinyalir Tidak Transparan, Pembuatan Gorong-gorong Tanpa Papan Informasi.

Daerah

Akibat Kesalahan Sistem Formulir DA Hasil DPRD Provinsi, Dilakukan Perbaikan.

Daerah

Sejumlah Anggota DPRD Halteng Pilih Diam Saat Dikonfirmasi Soal Jalan di Areal Sepo.

Daerah

DIDUGA MALING JASA PELAYANAN (JASPEL) RSUD BELUM LAGI DIPERIKSA.

Daerah

Sorotan Proyek Tanpa Progres: Kabag Prokopim, Bendahara hingga Kontraktor Harus Diperiksa.

Daerah

Rheza Fitra La Ode Raih “Best Student”, Tim Halteng Masuk 10 Besar OGN ke-3 di Banyuwangi.

You cannot copy content of this page