Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Sabtu, 22 Juni 2024 - 15:31 WIB

Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah Diminta Periksa PPTK Dan Pelaksana Proyek Dermaga Desa Lelilef Woebulan.

Sabtu, 22 Juni 2024. 16:13 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Kondisi dermaga Desa Lelilef Woebulan Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah memprihatinkan.

Penulusuran Pers Tipikor. id, adanya bukti Proyek Pekerjaan Rehabilitasi Total Dermaga Lelilef nilai kontrak sebesar Rp. 3.986.824.000,00,- dengan masa kontrak 28-03-2023 sampai dengan 23-09-2023 dikerjakan oleh PT. Mata intan Cahaya, nomor kontrak 003/SPP/Dishub/Dak/HT/2023.

Berikut, bukti temuan laporan kemajuan pelaksanaan kegiatan dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik penugasan bidang/sub bidang transportasi perairan tahun anggaran 2023, dengan metode pembayaran bertahap.
Pada tanggal 30 Juni 2023 diketahui berdasarkan bukti realisasi keuangan sebesar Rp. 996,706,000.00,- atau 25% sedangkan realisasi fisik 10, 24%, kodefikasi/keterangan/permasalahan, mobilisasi material tiang pancang Desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah.

Laporan kemajuan pelaksanaan kegiatan dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik penugasan bidang/sub bidang transportasi perairan tahun anggaran 2023. Pada 3 Januari 2024, terdapat bukti realisasi keuangan sebesar
Rp. 2.392.094.400.00,- atau 60% sedangkan realisasi fisik 60%
Kodefikasi/Keterangan/
Permasalahan tidak ada.

Selain hal tersebut, adanya informasi yang diterima Pers Tipikor.id, Proyek tersebut juga masuk dalam temuan BPK.

Sarif salah satu warga dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak hukum dalam hal ini, Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah wajib hukumnya melakukan penyelidikan, artinya koktraktor dan PPTK harus dipanggil untuk diminta keterangan, ucapnya lewat sambungan seluler.

“Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah, sudah seharusnya memanggil pihak rekanan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) karena dinilai lalai dalam mengawasi kegiatan proyek tersebut”, kata Sarif. (22/6).

Sarif juga mengajak, ayo lihat dan hitung, berapa persen fisik yang sudah dikerjakan dan berapa persen uang
negara yang telah habis untuk membiayai pembangunan itu.

Lewat pesan WhatsApp, pihak PPTK Dinas Perhubungan Halmahera Tengah, ketika dikonfirmasi belum bisa tersambung. (Rosa).

READ  Proyek Pembangunan Drainase Asal Jadi, Diduga Kontraktor Dan Pekerja Nekat Bohongi Masyarakat

Share :

Baca Juga

Daerah

Tanjakan Curam Tabalik Kini Dipantau CCTV Satlantas Halteng.

Daerah

Dampak Banjir dan Genangan Air, Pj Bupati Diminta Tuntaskan Masalah Lingkungan.

Daerah

Isu Liar, Terkait Partai Amanat Nasional (PAN) ke IMS-ADIL Adalah Bohong.

Daerah

Pengelola Wisata Alam Goa Bokimaruru Terus Berbenah, Siapkan Sejumlah Fasilitas Baru.

Daerah

Bupati Halmahera Tengah Mengakui KNPI Versi Haris Pratama

Hukrim

Gakkum KLHK Tetapkan FKR, Direktur Tambang Nikel Ilegal
di Konawe Utara-Sultra Sebagai Tersangka

Daerah

Pemda Halmahera Tengah Diminta Tegas Tindak Pedagang Nakal Yang Kian Mengila.

Daerah

Kapolda Maluku Utara: Penanganan Kasus KDRT Berjalan Secara Profesional dan Prosedural.

You cannot copy content of this page