Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 30 April 2024 - 21:49 WIB

Inovatif Pemerintah Daerah Dibawah Kepemimpinan Pj Bupati Mendapat Apresiasi Bappenas Dan Kepala BSKDN.

Selasa, 30 April 2024.22:43 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Perencanaan pembangunan suatu wilayah merupakan kunci suksesnya pembangunan daerah karena itu prosesnya bersifat terbuka, terukur, partisipatif dan terintegrasi.

Artinya Bottom Up dan Top Down planing dan melibatkan semua pihak mulai dari tingkat desa, kecamatan tanpa mengabaikan arahan provinsi dan pusat.
“Dari hal itu sehingga, menjadi sebuah dokumen perencanaan yang memuat semua kepentingan Stakeholders yang bersifat paripurna”, tulis Pj Bupati.

Orang nomor satu Kabupaten Halmahera Tengah kemudian menambahkan, terkadang perencanaan mengikuti pendapatan sehingga munculnya permasalahan defisit, harusnya kebutuhan menyesuaikan dengan pendapatan.
Itulah yang kami lakukan selaku Pemerintah Daerah Halmahera Tengah, sehingga pada APBD 2023 defisit 40% dari APBD Induk menjadi 0% pada perubahan,  bahkan APBD 2024 saat ini surplus mencapai 200 Miliar, ulasnya.

Selain itu untuk perencanaan pembangunan Halmahera Tengah pada tahun 2025, sandaran regulasinya kita sesuaikan dengan semua regulasi yang memayungi proses perencanaan pembangunan Halmahera Tengah.
Dan 2025 merupakan tahun ke 1 Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, walaupun target utamanya adalah 2045 Indonesia Emas telah dicanangkan presiden, jelas Bupati.

Menurut Pj Bupati, Prioritas pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, UMKM, serta lingkungan hidup juga menjadi perioritas utama, namun arahan provinsi dan pusat menjadi landasan dalam penyusunan dokumen perencanaan.

Bahkan, secara Nasional Bappenas juga memberikan apresiasi atas kebijakan pemberian insentif ibu hamil dan ibu menyusui, karena sebagai salah satu inovasi pengentasan kemiskinan dan menjaga kualitas anak Indonesia sejak dini (Janin) serta menjaga kesehatan dan kebersihan ibu hamil.

Oleh karena itu, kebijakan ini  terus dipertahankan karena hanya Pemda Halmahera Tengah satu-satunya Pemda yang memiliki kebijakan yang inovatif, sehingga Kepala Badan Pengembangan Strategi Kebijakan Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi atas Inovasinya Pemda Halmahera Tengah dalam menjaga kesimbangan stabilitas fiskal daerah, harap Pj Bupati dengan sapaan akrab IMS.

READ  Oknum Polisi di Halut Aniaya Istri Hingga Bersimba Darah, Oknum Bakal Dilaporkan ke Polda.

Kemudian pemotongan anggaran perjalanan dinas dan makan minum yang direposisi menjadi pendapatan pegawai dan insentif ekonomi langsung kepada masyarakat merupakan upaya meningkatkan daya beli dan perputaran uang, serta memperkuat permodalan usaha UMKM, tutup IMS.
(Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Patani, Optimis Mengulang Sejarah 2017-2012.

Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah Hadiri Rakercab dan Sekolah Kader Pratama PKB.

Daerah

Anggaran Jumbo Rp.9 M, Waktu 26 Hari, Proyek Berakhir Serampangan.

Daerah

Respons Cepat DLH, Kawasan Pekuburan Pulau Imam Dibersihkan.

Daerah

Penggunaan Batuan Ilegal pada Proyek Rp5 Miliar, Mulai Tahap Fondasi.

Daerah

Wujudkan Sekolah Ramah Semua Anak, Dinas Pendidikan Halteng Laksanakan Bimtek Pendidikan Inklusif.

Daerah

Proyek Jalan Bantaran Kali Yefetu Dipalang Warga, Gara-Gara Ganti Rugi Tanah Belum Dibayar.

Daerah

Ratusan Tim Elang-Rahim, Kecamatan Weda Timur, Siap Kawal Kemenangan.

You cannot copy content of this page