Senin, 20 Oktober 2025. 12:06 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Tengah melalui Bidang Pendidikan Dasar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Inklusif dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di satuan pendidikan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Oktober 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mewujudkan pembelajaran yang adil, ramah, dan merata bagi semua peserta didik.
Acara pembukaan yang digelar di Aula SDN 1 Weda dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar, Junaidi Gailea, S.Pd.I, bersama perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Maluku Utara, Aruis Onesius Bowombengi, S.Pd., M.Pf, serta diikuti 98 peserta yang terdiri dari guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam sambutannya, Junaidi Gailea menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
“Mimpi besar kami adalah agar anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan pendidikan yang sama dan adil seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran guru sangat penting sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah.
Bimtek ini menghadirkan para narasumber kompeten dari BBPMP Maluku Utara. Mereka menyampaikan materi tentang identifikasi anak berkebutuhan khusus, pengenalan ragam hambatan belajar, modifikasi kurikulum, serta penerapan sistem pembelajaran di kelas inklusif.
Salah satu peserta, Sahril Taher, Kepala SD Negeri 4 Weda, menyambut baik kegiatan tersebut.
“Bimtek ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kami dalam mendampingi siswa inklusi. Harapan kami, ke depan semua sekolah bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus tanpa diskriminasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Tengah berharap para guru dapat mengimbaskan hasil pelatihan ke sekolah masing-masing. Tujuannya agar pendidikan inklusif benar-benar terwujud, memastikan setiap anak — tanpa terkecuali — memperoleh hak belajar yang layak, setara, dan bermartabat di bumi Fagogoru. (Editor: Rosa).

