Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:47 WIB

Anggaran Jumbo Rp.9 M, Waktu 26 Hari, Proyek Berakhir Serampangan.

Sabtu, 3 Mei 2025.00:42 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Proyek pembangunan drainase dalam Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2023, menyisakan tanda tanya besar. Dengan anggaran jumbo mencapai Rp9 miliar dan waktu pelaksanaan hanya 26 hari kalender, hasil akhir proyek justru menuai sorotan.

Proyek dengan kode tender 3251729 ini dikerjakan oleh CV Zhafirah Persada berdasarkan kontrak nomor 600/42/SPP/DRAIN-SDA/APBD-P/DPUPR-HG/XII/2023, dengan nilai kontrak sebesar Rp8.882.955.000,00.

Anehnya, meski diguyur dana besar, pekerjaan terkesan terburu-buru dan tidak memenuhi standar kualitas yang seharusnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa konstruksi drainase menggunakan sistem U-Ditch dikerjakan secara asal-asalan. Sebagian besar konstruksi U-Ditch yang dipasang tidak rata, miring, bahkan terlihat rusak. Padahal, sistem U-Ditch dikenal membutuhkan ketelitian tinggi agar efektif dan layak.

Proyek ini diketahui mencairkan uang muka sebesar 30% atau sekitar Rp2,66 miliar pada 22 Desember 2023. Secara administratif proyek telah dianggap rampung, namun kondisi fisik di lapangan tidak mencerminkan nilai proyek yang fantastis tersebut. Hasil pekerjaan justru menimbulkan pertanyaan publik karena kualitas dan kerapian konstruksi sangat jauh dari kata layak.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUPR Halmahera Tengah, Arif Djalaludin, belum tersambung untuk memberikan tanggapan atas pertanyaan yang dikirimkan. Sementara itu, pihak rekanan pelaksana proyek belum berhasil dikonfirmasi.

Atas kondisi ini, aparat penegak hukum (APH) didesak untuk segera turun tangan memeriksa proyek tersebut secara menyeluruh. Sebab, antara besarnya anggaran dan singkatnya waktu pelaksanaan sungguh tidak masuk akal. Lebih miris lagi, hasil fisik yang kini tampak di lapangan sangat tidak layak dan tak sebanding dengan uang rakyat yang telah dihabiskan.

Ini bukan sekadar kejanggalan, tapi indikasi kuat adanya masalah serius dalam pelaksanaan proyek yang harus diusut tuntas. (Editor: Rosa)

READ  Kampanye Mustika Berpusat di Markas Komando Panglima Timur Desa Dotte.

Share :

Baca Juga

Daerah

Koramil 1512-01/ Weda Giat Jumat Bersih.

Daerah

Pimpin Sosialisasi PIP 2025, Kabid Dikdas Halteng Minta Sekolah Jaga Integritas Penyaluran Bantuan.

Daerah

SMA Negeri 1 Halteng Raih Penghargaan Pengelolaan Dana BOS Terbaik se-Maluku Utara.

Daerah

Pj. Bupati Halteng Membuka Rakor PMO Implementasi Kurikulum Merdeka 2024.

Daerah

Dapat Nomor Urut 1, Tim Pemenangan Mustika Sebut Simbol Kemenangan.

Daerah

MENCUAT!!! KASUS KELEBIHAN BAYAR SPPD DILINGKUP PEMKAB HALMAHERA TENGAH.

Daerah

Tegap di Mimbar Kehormatan, Putra Fagogoru Pimpin HUT TNI ke-80 dengan Semangat Kebangsaan.

Daerah

Respon Cepat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Halmahera Tengah Antisipasi Kebakaran.

You cannot copy content of this page