Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Senin, 26 Februari 2024 - 02:20 WIB

Selain Terekam CCTV, Oknum L Diduga Keluarkan Kata-kata Kotor.

Senin, 26 Februari 2024.03:01 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Akibat mabuk saat pawai salah satu warga serobot masuk ke pekarangan kediaman PLT Gubernur (Hotel Tiara), sekira pukul 17:30 WIT bertempat di Desa Fidijaya.

Berdasarkan bukti video pada 25/02, saat pawai dan tiba di depan hotel tiara, terdengar suara perempuan yang ikut pawai menyebutkan nama oknum yang masuk halaman hotel tiara (Kediaman Gubernur).

Bukti lain terdapat rekaman CCTV oknum berinsial L warga Desa Were yang mengendarai motor matic berhenti tepat di depan pintu hotel tiara, oknum L langsung turun dari kenderaannya masuk ke dalam hotel dengan gerakan tangan sambil berkata-kata.

Dari informasi yang di peroleh saat itu oknum L dalam keadaan mabuk.

Informasi lain yang di terima Pers Tipikor.id, oknum L juga diduga memaki-maki Gubernur dengan kata-kata kotor. Saat ini oknum L telah ditahan pihak kepolisian (Polres Halmahera Tengah).

Oleh karena perbuatan oknum tidak menyenangkan dan menggangu, maka kami selaku keluarga tidak terima atas perbuatan oknum, kata salah satu keluarga. (Rosa).

READ  SPSI Ultimatum PT IWIP: Oknum TKA dan Jubir Harus Tinggalkan Site Tanjung Ulie atau Kami Mogok Massal!

Share :

Baca Juga

Daerah

Sentuhan Kemanusiaan BKPSDM Halteng, Bantuan untuk Warga Sibenpopo Diharap Ringankan Beban.

Daerah

Jarimu Adalah Harimaumu, Akun FB “Kaka Chanox Terancam Langgar KUHP UU ITE”.

Daerah

Tidak Takut Berdampak Hukum, Dua Kontraktor Membangunan Project Miliaran Rupiah Diatas Tanah Milik Masyarakat

Daerah

Centang Biru, Tak Ada Jawaban: Kadis Perkim Halteng Bungkam soal Temuan BPK Rp1,7 Miliar.

Daerah

“Bawaslu Halteng, Buka Pendaftaran Panwascam”.

Daerah

Dugaan Proyek Fiktif 2024 di Weda Terkuak: Publik Pertanyakan Ke Mana Dana Rp14,9 miliar.

Daerah

Kapolres Halteng Tinjau Langsung Kesiapan Pengamanan Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Halteng.

Daerah

Jalan Trans Waleh Memprihatinkan, Warga Harap Pemda Segera Bertindak.

You cannot copy content of this page