Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Rabu, 1 Februari 2023 - 19:56 WIB

Stivan Salama, Korban Kebrutalan Dari Salah Satu Oknum Polisi Insial MK

Rabu, 1 Februari 2023.20:21WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Tak habis-habisnya institusi Kepolisian selau jadi sorotan.Kini di Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara, tepatnya di Kecamatan Weda Tengah, terungkap ada salah satu oknum Polisi pukul salah warga yang bekerja di perusahaanPT. Berkarya Abadi Selalu (BAS)

Pasalnya, peristiwa pemukulan yang menimpa korban Stivan Salama (32 tahun) tersebut tepatnya pada 27/1/2023 pukul 13.00 WITdi PT. BAS blok C T.

Lewatpesan WhatsApp Stivan menuturkan, pada saat itu secara tiba- tiba salah satu anggota kepolisian berinsial (MK) yang juga menjadi keamanan di perusahaan mendatangi kamar saya dan menanyakan kepada saya, apakah kamu yang membentak atau menghalangi pihak securty pada saat mereka melakukan pemeriksaaan di tempat ini.?  Saya menjawab tidak pak, saya tidak menghalangi atau membentak. Katanya lagi, sesudah saya menjawab, polisi MK tersebut malah makin merapat ke saya seolah- olah dia menuduh saya melakukan hal tersebut. Tapi saya berdiri lalu menjaga jarak agar tidak terjadi sesuatu, kemudian saya berkata lagi, jikalau begitu nanti saya laporkan saja persoalan ini ke management dengan maksud dan tujuan agar pihak management bisa memediasi, akan tetapi polisi MK tersebut langsung menendang saya di bagian pantat dan akhirnya saya berjalan untuk menghindar ke luar kamar, tak sampai disitu polisi itu pun mengejar mau memukul saya akan tetapi teman-teman membantu melerai saya sama polisi tersebut. Dan ketika saya melihat polisi berjalan menuju ke kamarnya saya pun kembalimasuk ke kamar dan mengambil pakaian dan ketika saya keluar lagi polisi itu langsung menyerang saya dengan cara menikam pakai senjata api yang di pegangnya  sedangkan tangan kirinya melayangkan pukulan di bagian wajah sebelah kanan di bawah mata saya,dan setelah itu saya membelakangi polisi tersebut lantas saya berjalan menjauh darinya. Namun mungkin polisi itu tidak merasa puas, dia kembali memukul saya di bagian belakang kiri dan kanan tubuh saya dengan senjata api sebanyak 2 kali. Saya pun langsung berlari menuju ke mes blok A depan Mushola akhirnya saya di amankan oleh kawan-kawan dan berhasil di pisahkan sama polisi itu.

Terpisah, Direktur LSM Gele-gele Husen Ismail bersama ketua literasi Were Mandiri mengecam atas tindakan oknum polisi tersebut.

Husen mengatakan, dugaan kejahatan oknum polisi seperti ini tak bisa dibiarkan. Olehnya itu, kepada kapolres Halmahera Tengah dan Kapolda Maluku Utara segera tindaklanjuti oknum polisi seperti ini, karena kasus seperti ini merusak citra institusi, tegasnya.

Bakir Usman juga mengesalkan sikap oknum polisi yang diduga arogan seperti ini. Menurutnya polisi itu pengayom masyarakat, bukan sebaliknya main pukul dan menujukan sikap arogan. Kata Ia, dengan adanya kasus ini kami akan tetap mengawal, tegasnya.

Terpisah, Pers Tipikor-id berupaya mengkonfirmasi lewat pesan WhatsApp ke bagian Humas Polres Halmahera Tengah, agar mendapat tanggapan dari Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Faidil Zikri, S. H., S.I.K namun sampai berita ini terpublikasi belum humas Polres belum bisa di hubunggi. (Rosa).

READ  Dari Fagogoru Open Tournament, Harapan Penyelesaian Stadion Elang Fagogoru Menggema.

Share :

Baca Juga

Daerah

“Pencairan Termin IV Proyek Islamic Center, PPTK dan Bendahara Disorot”.

Daerah

Tangkapan Percakapan Layar Group WhatsApp Diduga Kepala Desa Loleo Tak Netral.

Daerah

Rumah Milik Ramli Sadik Warga Desa Nurweda Dilahap Si Jago Merah.

Daerah

Datangi Kantor Bupati, Sejumlah PPPK Tuntut Kejelasan TPP yang Tak Lagi Dibayar.

Daerah

Tak Jera Meski Diingatkan, Sopir Truk Material Kembali Ditemui Petugas Dishub.

Daerah

Mencuat!! “Keluhan Sejumlah ASN dan PTT, Terkait Pembagian Biaya Perjalanan Dinas”.

Daerah

5 Kilometer Jalan Peniti–Sakam Tak Rampung Meski Sudah LPA, Video 2 Menit 54 Detik Ungkap Proyek Terbengkalai.

Daerah

Bimtek Operator Dapodik dan Kualitas Data Pendidikan Halteng Resmi Ditutup, Kadisdik: Data Akurat Penentu Kebijakan.

You cannot copy content of this page